covid-19

Omah Munir, Rumah Pelawan Lupa (3)

Saya melihat Omah Munir sebagai tempat pembelajaran, buat masyarakat Indonesia dan internasional. Bahwa Omah Munir. dia bukan hanya museum tetapi culture center. Kita bisa melihatnya seperti play ground

SAGA

Senin, 09 Sep 2013 11:36 WIB

Omah Munir, Rumah Pelawan Lupa (3)

Munir, Omah Munir, Suciwati, HAM, Glenn Fredly

Inspirasi Munir

LSM pemantau korupsi,  Malang Corruption Watch (MCW) ditunjuk mengkoordinasi penggalangan dana. Salah satu aktivisnya Uni Ruchul Jannah menuturkan,”  Untuk yang Omah Munir yang di Malang desain untuk  penggalangan dana menggunakan fundraising public fundraising ada beberapa donatur yang notabene itu terdiri dari kenalan almarhum isteri almarhun kemudian juga teman-teman jaringan yang ada di Malang juga Jakarta tetapi ada catatan bahwa  donatur tetap dalam kegiatan ini mereka yang pro penegakan HAM universal di Indonesia jadi mereka yang mempunyai catatan hitam tidak kami terima.”

Menurut Uni sekitar 100 orang yang sudah siap membantu menyumbang dana pembangunan. Penggalangan dana nantinya dikemas dalam pertunjukan teater dan musik “Selain itu juga ada rencana untuk mendesain bahwa ketika museum itu jadi nanti pasti akan ada kegiatan setiap bulan itu, di tiap hari apa ada pertunjukan seni kita bekerjasama dengan teman-teman teater di Unmuh jadi setiap minggu atau setiap hari apa, jadi pengunjungnya ke situ kami sediakan kotak amal atau apa seperti itu, penggalangan dana publik .“

Musisi Glenn Fredly punya harapan jika Omah Munir kelak selesai dibangun.  “Saya melihat Omah Munir sebagai tempat pembelajaran, buat masyarakat Indonesia dan internasional. Bahwa Omah Munir. dia bukan hanya museum tetapi culture center. Kita bisa melihatnya seperti play ground atau taman bermain dalam tanda kutip. Kita bisa mengenal munir lebih dekat, lewat Omah Munir,” ungkapnya.

Suciwati  berharap sosok Munir dapat menginspirasi kaum muda. “Kita bawa life style anak muda ke depan, adalah orang-oramg yang selama ini jadi bisa melakukan apa yang dilakukan Munir, perjuangannya, kesederhanaannya, kejujurannya, itu yang harus kita bawa. Jadi ketika generasi muda jadi pemimpin dia bisa menjadi orang yang sama seperti cak yang punya nilai-nilai yang luar biasa,” tegasnya.

Editor: Taufik Wijaya

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7