Share This

Dalam Penantian

Eks terpidana kekerasan ini lantas memilih jalan baru. Jalan yang jauh dari kekerasan masa lalu bahkan terlibat aktif mengkampanyekan hidup damai di Poso.

CERITA , SAGA

Kamis, 06 Agus 2015 11:00 WIB

Irwanto, Rafiq dan Wirahadi disatukan hal yang sama di Poso, Sulawesi Tengah: dendam dan solidaritas. Irwanto dihukum karena kasus mutilasi, Rafiq kasus bom rakitan dan Wirahadi melakukan aksi teror bom hingga lintas provinsi. Ketika konflik melanda, tak banyak pilihan, terlibat atau mengungsi. Dalam situasi konflik, pepatah menang jadi arang, kalah jadi abu terbukti. Tak ada untungnya memelihara dendam dan kemarahan. Para eks terpidana kekerasan ini lantas memilih jalan baru. Jalan yang jauh dari kekerasan masa lalu bahkan terlibat aktif mengkampanyekan hidup damai di Poso.

Dokumenter ini adalah bagian dari serial Hikayat Jihadi, produksi bersama KBR dengan TV Tempo, didukung oleh PPMN. Simak sajian lengkapnya di Hikayat Jihadi  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.