Sekolah Kami Dikepung Polusi (bagian 2)

Salah satu murid Agustine mengaku pernah sesak nafas akibat polusi asap dan debu

SAGA

Selasa, 04 Jun 2013 14:29 WIB

Author

Novaeny Wulandari

Sekolah Kami Dikepung Polusi (bagian 2)

sekolah, cakung, polusi, pabrik, markamah

Sesak Nafas

Karena letak sekolah berada   sekitar 100 meter dari cerobong asap, tak aneh bila gumpalan asap hitam tebal yang terbawa angin kerap mengganggu siswa yang tengah belajar. Untungnya hari itu udara bersih masih dihirup guru dan siswa.  

“Ini kan kebetulan baik nih, bersahabat. Kalau lagi baik ya Alhamdulillah, ini anak-anak lagi ujian tak ada asap jadi kan tenang, napas juga lega. Tapi kalau lagi tiba-tiba ngebul ya kaya gunung meletus, tapi ya karena sudah terbiasa mereka ya enjoy aja. Paling kalau misalnya belajar lagi ada asap, tutup pintunya,” jelasnya.

Salah satu murid Agustine mengaku pernah sesak nafas akibat polusi asap dan debu. “Saya juga pernah waktu itu karena asap pabrik, dada saya sesak. Terus perih matanya kelilipan. Tapi gak terlalu sering banget, ganggu. Matanya jadi kalau ngeliat agak burem.”

Tak hanya mengganggu kesehatan, asap dan debu dari pabrik itu juga sering mengganggu proses belajar mengajar.  Siswa bernama Dea Berliana mengaku asap bisa datang tiba-tiba dan memenuhi ruangan kelas yang tak berjendela.

“Keganggu sih, keganggu jadi bisa gak jadi belajar. Belajarnya ditunda dulu. Asapnya kaya apa sih? Asapnya biasanya berkeliaran ke seluruh kampung. Warnanya apa? Keabu-abuan. Yang paling parah mana? Ynag sini, Pabrik Cakra tempat pembakaran besi.”

Lantas seperti apa dampak  polusi asap bagi kesehatan tubuh? Dan mengapa  pengelola sekolah tak berencana memindahkan sekolah?

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kesiapan Mental sebelum Memutuskan Menikah

Kabar Baru Jam 8

Setahun Pandemi dan Masalah "Pandemic Fatigue"

Kabar Baru Jam 10