Kiprah Dokter Muda van Bandung (III)

Lembaga ini terbuka bagi siapapun yang berniat mengabdi.

SAGA

Rabu, 24 Apr 2013 17:38 WIB

Author

Ade Irmansyah

Kiprah Dokter Muda van Bandung (III)

dokter, vol-d, volunteer doctors, bandung, unpad

Wujud Mimpi

Volunteer Doctors atau disingkat Vol-D adalah lembaga non-profit yang bergerak di bidang sosial, kesehatan, dan kemanusiaan. Lembaga ini terang salah satu pendirinya  Dani Ferdian sebagai perwujudan dari mimpi. Membantu sesama.

Lembaga ini terbuka bagi siapapun yang berniat mengabdi. Tak semata beranggotakan mahasiswa kedokteran. Hingga kini keanggotaan VOL-D meliputi hampir semua fakultas dari berbagai perguruan tinggi di Bandung.

Selama tiga tahun berdiri sejumlah aktivitas kemanusiaan sudah dilakukan Vol D. Seperti pemulihan korban gempa di Jawa Barat Selatan, membantu kesehatan korban banjir di Rancaekek, sampai pengobatan gratis untuk Tuna Wisma Kota Bandung

“Range kegiatan kita sangat luas, mulai dari tanggap bencana kita kerjain. Terus juga balai pengobatan rutin setiap bulan ke daerah terpencil dan penyuluhan kita kerjain. Terus pelatihan kesehatan, pelatihan kesehatan mulai dari kegawat-daruratan medis, mulai dari pelatihan sikat gigi anak-anak juga kita kerjain. Pemeriksaan kesehatan anak-anak jalanan dan tunawisma terus juga sekarang juga pendampingan medis orang-orang dengan HIV Aids kita pengen menjangkaunya juga,” jelas Dani.

Sejumlah perusahaan  swasta dan dinas kesehatan setempat juga  ikut membantu  perjuangan yang dilakukan Dani bersama rekannya di Vol D. Sejumlah penghargaan dari berbagai lembaga  mengalir.

“2012 itu yang pertama kali yang kita dapat dari Masyarakat Ilmuan dan Tekhnologi Indonesia, kita dapat award Inspiring Student Social Movement Kategori Pelayanan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana Alam. Kemudian dari Ashoka Indonesia kita dapet juga Young Change Maker Indonesia 2012, jadi gerakan yang dibangunnya masuk kesana. Kita juga sempat jadi kandidat Satu Award Indonesia  yang diadain sama PT Astra sama Tempo juga kalo ga salah,” tuturnya.

Penghargaan tersebut terang Dani jadi penyemangat atas komitmen perjuangan membantu sesama.Karena baginya penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan didirikannya Vol D. Hal itu dibenarkan Ivan, yang  kini menggantikan Dani memimpin Vol D.

“Kita berfikiran bahwa, tujuan kita adalah membuat masyarakat menjadi sehat. Sehat itu sendirikan bukan hanya ketika tidak berpenyakit, tapi sehat itu juga bagaimana kita bisa melihat sehat secara jasmani rohani maupun sosialnya. Jadi kalau dilihat lagi, aspek sosial dan rohani bisa kita masukan juga untuk menyehatkan masyarakat,”imbuhnya.

Di bawah kepemimpinannya, Ivan berharap organisasi ini bisa menjaring anggota lebih banyak lagi. Khususnya mahasiswa dari luar fakultas kedokteran. “Ke depan ya kita tetap bisa membantu masyarakat lebih menyeluruh. Kalau sekarangkan rata-rata kita anak-anak bidang kesehatan, inginnya ada juga anak-anak dari luar. Kita nanti bisa bikin satu gerakan yang tadi menyeluruh itu. Mungkin kalo ada anak tekhnik, kita bisa membantu membuat aliran air yang bersih dan segala macamnya,” ungkapnya.

Warga di Kampung Bongkaran Bandung salah satu yang pernah dibantu relawan Vol-D.


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Let's Happy Be Healthy with Mima Shafa

WHO Sediakan Jutaan Unit Tes Cepat COVID bagi Negara Miskin

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18