Share This

Stop Bullying Karena Berbeda

RUANG PUBLIK

Kamis, 02 Nov 2017 15:01 WIB

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Namun walaupun telah 72 tahun disatukan dalam keberagaman, masih ada perpecahan-perpecahan kecil dari keberagaman tersebut. Diduga 1 dari empat anak dibuly karena agamanya. Bully juga dilakukan terhadap anak karena perbedaan yang dilatarbelakangi perbedaan suku, etnis, dan ras yang menimpa seorang siswa SDN 16 Pekayon, Jakarta Timur. Ialah JSZ siswa kelas 3 SD yang mengalami perundungan hingga kekerasan fisik sedari tahun 2014. JSZ dibully oleh teman-temannya karena masalah SARA. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tengah menangani kasus ini. lalu bagaimana penjelasannya? Simak Talkshow Ruang Publik KBR pada Jumat, 3 November 2017 Pukul 09.00 WIB. Talkshow akan membahas seputar Bullying bersama Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susianah Affandy.

Simak di radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia, bagi yang di Jakarta bisa dengarkan di Power Radio, 89,2 FM atau via Youtube Channel: Ruang Publik KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.