Share This

Biasakan Anak Minum Susu

Konsumsi susu Indonesia masih sangat kurang yakni sekitar 11 liter/kapita per tahun

RUANG_PUBLIK

Jumat, 17 Nov 2017 16:28 WIB

Selamat hari anak sedunia! 

Anak-anak berhak untuk sehat dan berhak atas gizi yang cukup untuk tumbuh kembang mereka. Bicara soal Gizi, upaya memenuhi gizi anak gampang-gampang susah. Salah satu yang paling mudah bisa dilakukan adalah memberi sumber gizi lengkap dengan minum susu. Sayangnya belum semua memanfaatkan susu sebagai sumber gizi lengkap. Konsumsi susu Indonesia masih sangat kurang yakni sekitar 11 liter/kapita per tahun. Rifqah Indri Amalia selaku Pakar Nutrisi RS Cipto Mangun Kusumo  dan Mardi selaku Wakil Kepala Sekolah SMA Santa Ursula akan menjelaskannya lebih lengkap dalam Ruang Publik KBR pada Senin, 20 November 2017 pukul 09.00 WIB.

Simak di radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia, bagi yang di Jakarta bisa dengarkan di Power Radio 89,2 FM atau via Youtube Channel: Ruang Publik KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.