Share This

Antisipasi Benih Radikalisme

RUANG PUBLIK

Rabu, 08 Nov 2017 10:50 WIB

Setara Institute pekan lalu mengumumkan hasil penelitiannya, tentang aktivitas masjid-masjid yang berada di lokasi perumahan dan kampus yang dinilai menjadi sarang radikalisme dan intoleransi. Penelitian Setara Institute dilakukan terhadap ratusan masjid di Kota Depok dan Bogor sepanjang Agustus hingga Oktober.Para peneliti  melakukan observasi di beberapa sampel dari tempat-tempat tersebut. Kemudian,  melakukan wawancara mendalam dengan puluhan pemuka agama dan jamaah, serta Pegawai Negeri Sipil dan pejabat daerah.Setara mencatat  pemahaman ideologi radikal  menyebar dari masjid, pesantren, dan kampus pada dua kota tersebut.Para peneliti itu melakukan observasi di beberapa sampel dari tempat-tempat tersebut. Kemudian, melakukan wawancara mendalam dengan puluhan pemuka agama dan jamaah, serta Pegawai Negeri Sipil dan pejabat daerah. Peneliti Setara institute, Sudarto akan menjelaskannya lebih lanjut dalam Ruang Publik KBR pada Kamis, 9 November 2017 pukul 09.00 WIB.

simakdi radio jaringan KBR, bagi yang di Jakarta bisa dengarkan di Radio Power Radio 89,2 FM via Youtube Channel:Ruang Publik KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsadi 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 08121188181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.