Share This

Sehat Tanpa narkoba, Hebat !

RUANG_PUBLIK

Senin, 09 Okt 2017 15:03 WIB

Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia yang berlimpah. Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020 - 2030  berupa jumlah usia angkatan kerja dengan usia 15-64 tahun mencapai 70 persen. Namun sayangnya, generasi muda Indonesia mendapat ancaman berbahaya berupa Narkoba. Presiden Joko Widodo sendiri  sudah menyatakan perang terhadap kejahatan narkoba dan menyatakan Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Indonesia juga disinyalir menjadi pasar utama Narkoba, bahkan transaksi narkoba sudah merambah ke teknologi informasi digital. Sejauh mana ancaman bahaya narkoba bagi generasi muda Indonesia? Mari kita simak perbincangan Ruang Publik KBR bersama,Kombes Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Sulistriandriatmoko dan Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si. di Ruang Publik KBR Pada Selasa, 10 Oktober 2017 pukul 09.00 WIB.

Simak di radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia, bagi yang di Jakarta bisa dengarkan di 103.4 D FM Jakartaatau via Youtube Channel:Ruang Publik KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsadi 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 08121188181 atau mention ke akun twitter @halokbr.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.