Share This

Mendorong Kualitas Hidup Anak Indonesia Lebih Baik

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.

RUANG PUBLIK

Senin, 16 Jul 2018 17:27 WIB

23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia, seperti akses terhadap pendidikan, kesehatan, hingga masalah pernikahan anak.Padahal kualitas hidup ketika anak-anak menjadi dasar bagi kualitas hidup di masa yang akan datang. Karena itu perlu dilakukan berbagai upaya agar mereka dapat bertumbuhkembang dengan optimal.

Apa saja upaya yang harus dilakukan dan apa hambatan yang dihadapi? Akan dibahas dalam Ruang Publik bersama Program Officer Pilar Anak Program Peduli, Erna Irnawati dan Deputy Team Leader Program Peduli, Natalia Warat, pada Selasa, 17 Juli 2018 pukul 09.00 WIB.

Simak di 100 radio jaringan KBR dari Aceh hingga Papua, bagi yang di Jakarta bisa mendengarkan di 89,2 Power FM, via Fan page Facebook  Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio.

Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp atau SMS di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. Jangan lupa sertakan TAGAR: RUANG PUBLIK KBR 


 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.