Share This

Waspada Kecanduan Gawai!

Saat ini keberadaan gadget atau gawai seakan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Bahkan ada yang menganggap hidup tidak lengkap tanpa keberadaannya.

RUANG PUBLIK

Rabu, 18 Apr 2018 17:34 WIB

Saat ini keberadaan gadget atau gawai seakan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Bahkan ada yang menganggap hidup tidak lengkap tanpa keberadaannya. Sebelum tidur tulis status di medsos, bangun tidur ngecek email di HP, saat makan, di jalan, di kendaraan umum bahkan saat kumpul-kumpul dengan teman dan keluarga, tidak bisa lepas dari HP. Tapi benarkah hidup kita tidak lengkap tanpa gadget? Apakah gadget bisa bikin kecanduan dan bisakah ini dicegah?  Semua akan dibahas dalam Ruang Publik KBR bersama dengan Dokter Spesialis Psikiatri,  Dharmawan Purnama, SpKJ  Pada Kamis, 19 April 2018 Pukul 09.00 WIB.

Simak di 100 radio jaringan KBR dari Aceh hingga Papua, bagi yang di Jakarta bisa mendengarkan di 89,2 Power FM, via Fan page Facebook  Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. Jangan lupa sertakan TAGAR RUANG PUBLIK KBR.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.