Share This

Mengapa Kekerasan Seksual di Sekolah Kerap Berulang?

Dunia pendidikan kita tidak pernah sepi dari tindak kekerasan, Selain kekerasan fisik, sekolah rupanya tak aman dari tindak kekerasan seksual.

RUANG_PUBLIK

Senin, 02 Apr 2018 17:56 WIB

Dunia pendidikan kita tidak pernah sepi dari tindak kekerasan, baik yang dilakukan guru terhadap murid, murid terhadap murid, murid terhadap guru serta orangtua murid terhadap guru. Selain kekerasan fisik, sekolah rupanya tak aman dari tindak kekerasan seksual. Hingga Februari 2018, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah menerima lebih dari 220 aduan kekerasan seksual anak. Kekerasan seksual anak ini juga terjadi di sekolah. Diantara pelaku adalah kepala sekolah dan guru. Mengapa kekerasan seksual ini seolah tidak pernah berhenti? Apa yang menjadi akar persoalan? Akan dijelaskan dalam Ruang Publik KBR bersama Retno Listyarti, selaku Komisioner Bidang Pendidikan di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pada Selasa, 3 April 2018 Pukul 09.00 WIB.

Simak di 100 radio jaringan KBR dari Aceh hingga Papua, bagi yang di Jakarta bisa mendengarkan di 89,2 Power FM, via Fan page Facebook Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. Jangan lupa sertakan TAGAR RUANG PUBLIK KBR. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.