Share This

Berpikir Prestatif Dalam Dunia Kerja

Maju dan berprestasi tentu menjadi keinginan setiap orang. Apalagi bagi pekerja dan wirausahawan.

RUANG PUBLIK

Senin, 30 Apr 2018 16:52 WIB

Maju dan berprestasi tentu menjadi keinginan setiap orang. Apalagi bagi pekerja dan wirausahawan. Di era globalisasi seperti sekarang ini, semua lapisan masyarakat baik individu maupun kelompok dituntut memiliki bekal yang kuat seperti pola berfikir prestatif, agar dapat menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat dan perubahan yang terjadi setiap saat. Lantas, apa sih sebenarnya yang disebut dengan pola pikir prestatif? Bagaimana menerapkannya? Kita akan perbincangkan lebih dalam bersama narasumber Drs Nurhadi selaku Konsultan & Trainer Bidang Pengembangan SDM dan M Agus Salam, S.Psi selaku Analis Ketenagakerjaan, Kemnaker, hanya di Ruang Publik KBR Pada Rabu, 2 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB.

Simak di 100 radio jaringan KBR di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua,dan 89,2 PowerFM Jakarta, live streaming via Fan page Facebook: Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Sms dan Whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. Jangan lupa sertakan TAGAR #RuangPublikKBR Atau kirim email ke ayokitakerja.kemnaker. go.id, pilih Bimbingan karir dan klik konsultasi. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.