Share This

Deteksi Dini Kanker

Hari Kanker Sedunia 2017 bertajuk "Kita Bisa. Aku Bisa' dan sub tema 'Aku Bisa Melakukan Deteksi Dini.

Senin, 05 Feb 2018 16:36 WIB

Rizal Wijaya
Author

Rizal Wijaya

Hari Kanker Sedunia 2017 bertajuk "Kita Bisa. Aku Bisa' dan sub tema 'Aku Bisa Melakukan Deteksi Dini. Kita Bisa mengerti Kanker'. Tema tahun ini menekankan akan pentingnya deteksi dini kanker, baik individu maupun kelompok dalam mengurangi beban dan masalah kanker saat ini. Dr Evlina, SpPA (dr spesialis Patologi Anatomi) dari KPKN (Komite Penanggulangan Kanker Nasional) dan Esterina Sutiono, survivor kanker payudara dari CISC (Cancer Information and Support Center) wadah komunitas semua jenis kanker dan non profit akan menjelaskan mengenai deteksi dini kanker dalam Ruang Publik KBR pada Selasa, 6 Februari 2018 pukul 09.00 WIB.

Simak di 100 radio jaringan KBR, bagi yang di Jakarta bisa mendengarkan di  Power Radio 89,2 FM,  via Fan page Facebook  Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 0812 118 8181 atau mention ke akun twitter @halokbr. Jangan lupa sertakan TAGAR RUANG PUBLIK 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.