Share This

Mengenalkan Keterampilan Sosial pada Anak

Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan.

RUANG_PUBLIK

Senin, 22 Jan 2018 15:52 WIB

Beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo menyerukan agar PR anak-anak sekolah tak hanya urusan menggarap soal. Tapi melakukan hal-hal yang terkait kegiatan sosial dan lingkungan. Misalnya menjenguk orang sakit, memberi makan orang miskin, menanam pohon, kerja bakti bersih2 dll. Cara ini dipandang mampu mengembangkan sikap sosial anak. Ada banyak cara lain untuk meningkatkan ketrampilan sosial termasuk mengurangi penggunaan gadget.

Untuk membahas apa pentingnya mengembangkan keterampilan sosial pada anak, KBR menghadirkan Feka Angge Pramita Psikolog di Klinik Anakku Kelapa Gading dan RS Colombia Pulomas dalam  Program Ruang Publik KBR, Selasa, 23 Januari 2018 pukul 09.00 WIB.

Dengarkan di 100 radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, bagi yang di Jakarta anda bisa mendengarkan melalui 89,2 FM  Power Radio, live streaming melalui Fan page Facebook Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalui telp bebas pulsa di 0800 140 3131. Pertanyaan atau komentar disertai hastag #RuangPublikKBR bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 08121188181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.