Share This

Bijak Mengelola Sampah

Keberadaan sampah tidak dapat dilepaskan dari perkembangan manusia, Sampah adalah bagian kehidupan, kita tidak mungkin membersihkan atau meniadakan 100 persen sampah.

Jumat, 26 Jan 2018 16:10 WIB

Rizal Wijaya
Author

Rizal Wijaya

Keberadaan sampah tidak dapat dilepaskan dari perkembangan manusia. Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah mengatakan, “Sampah adalah bagian kehidupan, kita tidak mungkin membersihkan atau meniadakan 100 persen sampah.”

Semakin maju manusia, sampah yang dihasilkan pun semakin banyak dan beragam. Karena itu agar tidak menjadi bencana yang merugikan masyarakat, sampah harus dikelola dengan lebih bertanggung jawab.Untuk membahas hal ini, akan hadir 2 orang dari Waste4Change: Annisa Paramita, Operations Manager dan Rienta Primaputri, Coorporate Relations Officer Waste4Change dalam Ruang Publik KBR pada Senin, 29 Januari 2018 pukul 09.00 WIB.

Simak di 100 radio jaringan KBR, bagi yang di Jakarta bisa mendengarkan di  Power Radio 89,2 FM, via Fan page Facebook  Kantor Berita Radio KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telp bebas pulsadi 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 08121188181 atau mention ke akun twitter @halokbr. Jangan lupa sertakan TAGAR RUANG PUBLIK

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.