Kasus Covid-19 Naik, Gubernur Ganjar Imbau Libur Akhir Tahun Tak Mudik ke Jateng

"Kekuatan dari personel yang dimiliki oleh Jawa Tengah semua akan turun, kita akan menyiapkan seperti layaknya kita menyambut mudik kemarin. "

NASIONAL | RAGAM

Rabu, 02 Des 2020 19:07 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Kasus Covid-19 Naik,  Gubernur Ganjar Imbau Libur Akhir Tahun Tak Mudik ke Jateng

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau protokol kesehatan di sekolah. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta-  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau warga untuk tidak mudik ke wilayahnya pada liburan akhir tahun mendatang. Itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Apalagi saat ini tren kasus Covid-19 tengah meninggi.

Sehingga kata dia, jika tak ada urusan penting dan mendesak, lebih baik menunda kunjungan ke Jateng.

"Semua mesti harus disiplin mulai dari masing-masing keluarga. Dan sekarang kita buat peringatan. Kalau dulu kan kita cegah dengan mengerahkan seluruh tenaga yang ada di lapangan. Sekarang kita dorong agar masing-masing di antara kita yang menjaga diri. Meskipun tentu saja kekuatan dari personel yang dimiliki oleh Jawa Tengah --kepolisian dan TNI-- semua akan turun, kita akan menyiapkan seperti layaknya kita menyambut mudik kemarin. Tapi mudah-mudahan masyarakat paham lah ya, kalau memang tidak penting ya jangan pulang gitu," kata Ganjar kepada KBR melalui sambungan telepon, Rabu (2/12/2020) sore.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, tak bisa membuat kebijakan untuk melarang warga mudik ke Jateng. Ia ingin warga sadar bahwa saat ini potensi penularan Covid-19 masih tinggi.

"Memang kalau dilarang gak mbolos, Mas? Tidak bisa kita melarang-larang seperti itu. Sekarang harus membangun kesadaran," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Ganjar akan menggencarkan pelaksanaan tes Covid-19 acak di tempat-tempat tertentu. Seperti terminal, stasiun, hingga lokasi wisata.

"Ya kalau kemungkinan itu ada. Jadi beberapa pengalaman yang lalu kita melakukan swab secara random gitu ya. Itu bukan tidak mungkin untuk kita lakukan. Kalau yang itu, kita biasanya melakukan dalam event-event kerumunan," kata Ganjar.

Selain itu, ia juga telah memerintahkan wali kota dan bupati di Jateng untuk membuat fasilitas isolasi mandiri terpusat.

Pemerintah memutuskan untuk memangkas libur dan cuti akhir tahun selama tiga hari. Pengganti cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah tanggal 28, 29 dan 30 Desember 2020 diputuskan dihapus.



Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Pesan untuk Kapolri Baru terkait Catatan Pelanggaran HAM

Sudah Negatif Covid, Perlu Swab Ulang?

Kabar Baru Jam 8

Strategi Pengusaha Hotel dan Resto Merespons PPKM