covid-19
ADVERTORIAL

Pemerintah Datangkan lagi 68 ribu Vaksin Pfizer demi Kejar Target Vaksinasi

Mencapai 100% masih perlu usaha lebih keras dan panjang. Untuk memvaksinasi 208.265.720 orang yang masuk dalam kategori sasaran vaksinasi COVID-19 diperlukan setidaknya sekitar 416 juta suntikan.

RAGAM

Senin, 08 Nov 2021 08:10 WIB

Pemerintah Datangkan lagi 68 ribu Vaksin Pfizer demi Kejar Target Vaksinasi

Petugas menurunkan Vaksin Pfizer yang baru tiba di bandara.

Sebanyak 69.030 vaksin Pfizer kembali didatangkan pemerintah untuk kejar target 70% tervaksinasi pada akhir tahun 2021. Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Jumat (5/11/2021) mengungkapkan, hingga 4 November 2021 122 juta atau 59,2% masyarakat Indonesia telah divaksin, dengan 77 juta di antaranya sudah 2 dosis.

Lansia sekitar 8,8 juta sudah mendapatkan 1 dosis, dan 5,4 juta di antaranya sudah 2 dosis. Sementara untuk usia remaja, sekitar 7,1 juta mendapat 1 dosis, 4,5 juta di antaranya sudah mendapatkan 2 dosis.

Usman menegaskan bahwa vaksin terbukti aman. Segera vaksinasi untuk cegah lonjakan kasus gelombang ketiga bersama-sama.

200 Juta Suntikan untuk Akhiri Pandemi di Indonesia

Semenjak suntikan vaksin pertama diberikan kepada Presiden Joko Widodo, 13 Januari 2021, Saat ini Indonesia sudah menyuntikkan lebih dari 200 juta dosis vaksi Covid-19 kepada masyarakat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengungkapkan bahwa saat ini (5/11) Indonesia sudah mencatat 204.913.735 suntikan dosis yang diberikan kepada lebih dari setengah sasaran vaksinasi. Reisa mengingatkan bahwa capaian ini merupakan kerja keras seluruh komponen bangsa, mula dari mereka yang ada di garis depan hingga ibu rumah tangga dan anak-anak yang menyukseskan gerakan belajar dan beribada di rumah beberapa waktu lalu.

Tapi Reisa juga mengingatkan bahwa, mencapai 100% masih perlu usaha lebih keras dan panjang. Untuk memvaksinasi 208.265.720 orang yang masuk dalam kategori sasaran vaksinasi COVID-19 diperlukan setidaknya sekitar 416 juta suntikan.

Reisa mengatakan capaian ini membuat Indonesia berada menjadi salah satu dari lima negara dengan jumlah suntikan tertinggi bersama India, Amerika Serikat, Brazil dan Jepang.

Menurut data Kemenkes RI, program vaksinasi pemerintah sudah mencapai sekitar 40 persen untuk kategori dosis lengkap, dan 60 persen untuk dosis pertama. Artinya, ada 77.687.838 orang Indonesia yang sudah mendapatkan dosis lengkap. Selain itu, masih ada 46.136.361 yang belum mendapatkan suntikan kedua atau baru mendapat dosis pertama.

Laporan WHO Indonesia berjudul External Situation Report Nomor 79 yang terbit 3 November 2021 menyoroti beberapa provinsi yang cakupannya masih dibawah rata-rata nasional, yaitu dibawah 60 persen dosis pertama dan dibawah 40 persen dosis kedua.

Dokter Reisa mengingatkan untuk tetap disipin menjalankan 5M - Memakai masker dengan benar dan tidak membuka ketika bertemu orang lain di tempat umum, menjaga jarak aman dari orang lain, menjauhi kerumunan meski mayoritas aktivitas masyarakat sudah diperbolehkan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih, dan selektif dalam bermobilitas untuk mengurangi risiko penularan—dibandingkan menghadapi potensi gelombang ketiga.

Baca juga: Kedatangan Lagi Vaksin, Indonesia Perkuat Upaya Program Vaksinasi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Popsiklus, Pemain Lama Bisnis Daur Ulang yang Makin Relevan