Vaksinasi Covid-19, BPOM Segera Keluarkan Izin Penggunaan Darurat bagi Produk Sinovac

"Alhamdulillah aspek keamanan dalam uji klinis, pantauannya baik. Aspek mutu dari vaksin Sinovac juga baik."

NASIONAL | RAGAM

Senin, 23 Nov 2020 14:15 WIB

Author

Resky Novianto

Vaksinasi Covid-19, BPOM Segera Keluarkan Izin Penggunaan Darurat bagi Produk Sinovac

Ilustrasi: Presiden Jokowi tinjau simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jabar, Rabu (18/11). (Antara/Yulius Satria)

KBR,Jakarta-  Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito memastikan keamanan dan mutu dari vaksin virus corona asal Sinovac Biotech China cukup baik. Penny mengatakan vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat harus terjamin khasiat serta efektivitasnya. 

Kata dia, BPOM kini tengah menganalisa data-data terkait vaksin Sinovac, sebelum diterbitkan izin penggunaan atau emergency use of authorization (EUA).

"BPOM segera menerbitkan EUA. Saat ini data-data sedang dianalisis, walau uji klinis sudah selesai. Alhamdulillah aspek keamanan dalam uji klinis, pantauannya baik. Aspek mutu dari vaksin Sinovac juga baik. Sekarang kita sedang menunggu proses analisis, sehingga aspek keamanan efikasi bisa kita dapatkan. Dan kita bisa berikan EUA sehingga vaksinasi bisa dilakukan," ujar Penny saat Konferensi Pers yang disiarkan di Youtube Setpres, Senin (23/11/2020).

Kepala Badan POM Penny Lukito mengatakan saat ini pihaknya masih terus menganalisa seluruh data yang berkaitan dengan vaksin Sinovac. Menurutnya, setelah analisa selesai, maka penerbitan izin penggunaan, baru dapat dikeluarkan kepada vaksin asal negeri tirai bambu tersebut. Dia menegaskan, segala tahapan harus berjalan sesuai prosedur agar vaksin yang digunakan sesuai harapan.

"Sekarang kita sedang menunggu proses analisa sehingga nanti aspek keamanan bisa kita dapatkan dan kita bisa berikan emergency use authorization sehingga vaksinasi bisa dilakukan,"pungkasnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah melengkapi seluruh kebutuhan baik sarana dan prasarana (sarpras) terkait persiapan  vaksinasi covid-19 di tanah air. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan Kemenkes melakukan upaya penyiapan terkait vaksinasi virus corona atau Covid-19.

"Kemenkes melakukan berbagai penyiapan mulai dari SDM-nya, kemudian fasilitas sarana prasarananya, dan melakukan simulasi-simulasi untuk melancarkan bila saatnya vaksinasi nanti dilaksanakan. Kemudian juga melakukan simulasi-simulasi bagaimana pendistribusiannya, semuanya detail supaya kita tahu apa yang harus dilengkapi, apa yang harus dikerjakan," ujar Terawan saat Konferensi Pers Virtual yang disiarkan Kanal Youtube Sekretariat Presiden RI, Senin (23/11/2020).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan upaya persiapan dan simulasi vaksinasi dilakukan dengan bantuan segenap pihak terkait, agar pelaksanaannya tidak terjadi hambatan maupun pelambatan. Menurutnya, proses awal kedatangan vaksin hingga selesainya vaksinasi, merupakan tahapan-tahapan yang harus diperhatikan secara cermat dan seksama.

Terawan menegaskan, proses vaksinasi akan terus dipersiapkan secara matang.

"Kami menyiapkan semua sarana prasarananya dan mudah mudahan bisa berlangsung dengan baik bila nanti tiba waktunya kita melaksanakan vaksinasi," pungkasnya.


Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Pesan untuk Kapolri Baru terkait Catatan Pelanggaran HAM

Sudah Negatif Covid, Perlu Swab Ulang?

Kabar Baru Jam 8

Strategi Pengusaha Hotel dan Resto Merespons PPKM