Pandemi Covid-19, DPR Minta Sebaran Modul Belajar Jarak Jauh di Daerah Lebih Digencarkan

"Karena modul ini salah satu faktor yang mungkin bisa membuat kegiatan pembelajaran jarak jauh menjadi lebih berkualitas lebih menarik."

NASIONAL | RAGAM

Minggu, 15 Nov 2020 07:06 WIB

Author

Dwi Reinjani

Pandemi Covid-19,  DPR Minta Sebaran Modul Belajar Jarak Jauh di Daerah Lebih Digencarkan

Ruang belajar online yang didirikan Jabar Bergerak Kota Bogor bagi siswa tidak mampu (Antara/Arif Firmansyah)

KBR, Jakarta- Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian meminta agar Kementerian Pendidikan berkoordinasi dengan daerah-daerah untuk segera menyebarkan modul pembelajaran jarak jauh (PJJ). Menurutnya dalam situasi pandemi, modul pembelajaran sangat dibutuhkan bukan hanya oleh guru namun juga orang tua, agar melakukan pembelajaran lebih menyenangkan. 

Ia juga meminta agar pemerintah saling berkoordinasi antar kementerian terkait masalah fasilitas PJJ di daerah-daerah tertinggal.

Hasil survei Balitbang Kemendikbud mengatakan hanya 28 persen guru di daerah yang memiliki modul PJJ, sedangkan sisanya terkendala informasi, geografis, fasilitas, dan biaya sehingga tidak mendapat modul PJJ ini.

"Tentu saja sangat disayangkan ya karena modul ini salah satu faktor yang mungkin bisa membuat kegiatan pembelajaran jarak jauh menjadi lebih berkualitas lebih menarik. Kita merasakan bagaimana persoalan yang dihadapi dari satu persatu dan mulai dipecahkan misalnya dari akses internet khususnya terkait dengan pulsa sudah ada mungkin bantuan.  Kemudian juga terkait dengan guru orang tua dan juga kurikulum yang dirasa sangat memberatkan sehingga mungkin kegiatan PJJ dianggap sangat membosankan dan tidak menyenangkan," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian.

Kata dia hal itu     dipermudah dengan ada modul tersebut. Dia meminta   sosialisasinya harus lebih intensif dan gencar. 

"Cara penyebar luasnya pun bisa kita permudah. Jadi bisa bertahap gitu ada satu kelompok guru di satu daerah yang sudah dapat akses melalui di hard disk kalau dia susah untuk mengaplod satu persatu karena banyak sekali kan dari mulai PAUD, SD, SMP, SMA sampai dengan SMK. Juga  mungkin bisa nanti melalui jaringan jaringan apakah seperti asosiasi seperti PGRI ataupun melalui dinas-dinas," urai dia.

Dia meminta sekolah proaktif  mendapatkan modul tersebut. 

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10