Pandemi, WNI Positif Covid di Luar Negeri Tembus 2 Ribu Kasus

WNI yang berada di Arab Saudi masih menjadi penyumbang kasus tertinggi, yakni sebanyak 270 WNI

NASIONAL | RAGAM

Jumat, 27 Nov 2020 10:33 WIB

Author

Muthia Kusuma

Pandemi, WNI Positif Covid di Luar Negeri Tembus 2 Ribu Kasus

KBR,Jakarta-  Kementerian Luar Negeri mengumumkan kasus WNI terkonfirmasi positif virus Covid-19 telah tembus 2.003 kasus. Dalam media sosial resmi Kemlu RI, disebutkan tambahan WNI terinfeksi korona di Amerika Serikat, Italia, Jepang, dan Korea Selatan.

Dari 2.003 kasus tersebut, sejumlah 1.397 di antaranya sudah dinyatakan sembuh, 158 meninggal dunia dan 448 dalam perawatan.

Direktorat Pelindungan WNI dan BHI Kemlu dalam siaran persnya Jumat (22/11) mencatat WNI yang berada di Arab Saudi masih menjadi penyumbang kasus tertinggi, yakni sebanyak 270 WNI, dari jumlah tersebut, 88 dinyatakan sembuh, 81 stabil, dan 101 meninggal dunia.

Kemudian disusul WNI yang berada di kapal pesiar, tercatat ada 185 WNI yang terkonfirmasi korona. Sebanyak 170 di antaranya sembuh dan 6 WNI meninggal dunia. Kemudian di Malaysia, ada 168 WNI terinfeksi korona, 52 sembuh, 114 stabil dan 1 meninggal.

Lalu di Kuwait, dengan jumlah kasus WNI terinfeksi Covid-19 sebanyak 158 kasus, 143 sembuh dan 4 meninggal dunia. Selanjutnya di Qatar, total ada 157 WNI positif Covid-19, 153 sembuh dan 1 meninggal. Kemlu mengatakan, data hingga 27 November pukul 08.00 WIB, saat ini virus Covid-19 sudah menginfeksi di 216 negara.

Adapun total kasus di dunia sebanyak   60.074.174 orang. Kebanyakan kasus positif Covid-19 menginfeksi di Amerika Serikat dengan 12,4 jutaan kasus dan India sebanyak 9,2 juta kasus.

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Pesan untuk Kapolri Baru terkait Catatan Pelanggaran HAM

Sudah Negatif Covid, Perlu Swab Ulang?

Kabar Baru Jam 8

Strategi Pengusaha Hotel dan Resto Merespons PPKM