Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Bidang Koordinasi Relawan Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan bagi 500 Relawan di Papua

Materi pelatihan yang diajarkan yaitu, adaptasi kebiasaan baru, semangat kerelawanan dan instrument relawan (inaRisk), komunikasi efektif di masa pandemi, dan isu lokal.

RAGAM

Senin, 30 Nov 2020 20:33 WIB

Author

Paul M Nuh

Bidang Koordinasi Relawan Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan bagi 500 Relawan di Papua

Direktur Mitigasi Bencana BNPB Johny Sumbung menyematkan rompi relawan kepada Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Doren Wakerkwa

Jayapura – Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menggelar program pelatihan untuk 500 Relawan Provinsi Papua. Pelatihan digelar dari tanggal 27 November sampai tanggal 4 Desember 2020. 500 relawan tersebut terdiri atas Perwakilan Distrik dari tiga Kabupaten/Kota dan 29 perwakilan organisasi relawan yang tergabung di Provinsi Papua.

Program dibuka dan dihadiri langsung oleh Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Doren Wakerkwa beserta dengan Direktur Mitigasi Bencana BNPB Johny Sumbung dan Ketua Sub Bidang Pelatihan Bidang Koordinasi Relawan Satgas COVID-19 Prasetyo Nurhardjanto.

Prasetyo menjelaskan, terdapat empat materi dalam program pelatihan tersebut, yaitu adaptasi kebiasaan baru, semangat kerelawanan dan instrument relawan (inaRisk), komunikasi efektif di masa pandemi, dan yang terakhir adalah materi tentang isu lokal.

Prasetyo berharap pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari kedepan benar-benar membentuk 500 orang yang akan menjadi agen perubahan yang membawa inspirasi dan harapan dalam penanganan COVID-19. Dia berpesan kepada para relawan agar mengikuti pelatihan ini dengan baik serta menularkan kepada anggota keluarga serta masyarakat di lingkungan masing-masing.

Direktur Mitigasi Bencana BNPB Johny Sumbung mengatakan, “Pandemi COVID-19 belum berakhir walaupun sudah banyak aktifitas yang mulai dibuka. Pandemi akan berakhir jika ada dua hal, yang pertama apabila saudara-saudara kita yang sakit dapat sembuh dengan obat dan yang kedua jika kita yang sehat dapat imun dan kebal karena vaksin. Selagi menunggu vaksin dan obat hadir, maka hal paling mudah dan paling murah yang bisa kita lakukan adalah dengan gencar menjalankan protokol kesehatan 3M; Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak.”

Doren Wakerkwa menegaskan, bahwa keterlibatan dan sinergi semua pihak memiliki peranan yang signifikan dalam mengendalikan pandemi COVID-19. Dia berharap para relawan dapat membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalahnya dengan memberikan sosialisasi, edukasi dan melakukan pengembangan penanganan dan pencegahan berdasarkan konstektual Papua. Jika hal tersebut bisa terealisasikan, maka dapat diyakini bahwa tingkat paparan COVID-19 di masyarakat akan menurun secara signifikan.


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10