Satgas Dukung Pemberlakuan Wajib Vaksinasi Oleh Daerah

"Karena program ini tidak hanya untuk melindungi Anda secara pribadi, tetapi juga masyarakat secara luas."

NASIONAL | RAGAM

Jumat, 23 Okt 2020 07:16 WIB

Author

Dwi Reinjani

Satgas Dukung Pemberlakuan Wajib Vaksinasi Oleh Daerah

Presiden Jokowi meninjau fasilitas pembuatan vaksin di Bio Farma, Bandung. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta-   Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mendukung adanya pemberlakuan wajib vaksin covid-19, yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta. Menurutnya hal itu dilakukan untuk kebaikan bersama, apalagi untuk beberapa golongan yang mendapatkan prioritas.

“Tujuan dari penyusunan kebijakan ini adalah untuk keselamatan dan kesehatan penduduk. Jadi penetapan penerima vaksinasi prioritas sudah melewati banyak pertimbangan, baik risiko tertular maupun peran strategis sehingga diharapkan masyarakat yang sudah diprioritaskan dapat mengikuti program tersebut. Karena program ini tidak hanya untuk melindungi Anda secara pribadi, tetapi juga masyarakat secara luas. Satgas mengharapkan bahwa masyarakat bisa berbondong-bondong melakukan vaksinasi pada saatnya,” ujar Wiku, dalam keterangan pers virtual, Kamis (22/10/2020).

Wiku mengatakan wajib vaksin adalah salah satu upaya pemerintah, agar masyarakat juga memiliki kekebalan kelompok secara cepat. Oleh karena itu ia mengimbau agar  masyarakat yang mendapatkan prioritas vaksinasi tidak menolak hal tersebut.

Sebelumnya Pemerintah DKI Jakarta menyatakan akan memberlakukan denda sebesar 5 juta rupiah bagi warganya yang menolak diberikan vaksinasi. Hal itu tertuang dalam pasal 30 peraturan daerah, terkait penanggulangan Covid-19 yang disahkan dalam rapat paripurna, Senin 19 Oktober.

Pasal tersebut berbunyi; “Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5 juta.” 


Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan  3M, yakni;  Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

AstraZeneca Bakal Gelar Uji Klinis Global Tambahan

Eps12. Masa Depan Restorasi Gambut

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Mekanisme Baru Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah

Bupati Banyumas Larang Hajatan Meski Diprotes