ADVERTORIAL

BKKBN wakili Indonesia sebagai ECO Partners in Population and Development

Partisipasi BKKBN dalam kegiatan PPD ini juga dalam rangka mengikuti proses pemilihan 9 (Sembilan) Executive Committee PPD untuk periode 2021 s.d 2023

RAGAM

Kamis, 22 Okt 2020 09:13 WIB

BKKBN wakili Indonesia sebagai ECO Partners in Population and Development

the 25th Partners in Population and Development Annual Board Meeting

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menghadiri pertemuan the 25th Partners in Population and Development Annual Board Meeting yang merupakan Pertemuan Tahunan Dewan Partners in Population and Development. Pertemuan ini diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 16 Oktober 2020. Partisipasi BKKBN dalam pertemuan ini untuk memenuhi undangan Dr. Li Bin, Secretary General and Vice Chairwoman of the 13th National Committee of the Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC) Cina yang juga merupakan Ketua Executive Committee Organisasi PPD. Disamping itu, partisipasi BKKBN dalam kegiatan PPD ini juga dalam rangka mengikuti proses pemilihan 9 (Sembilan) Executive Committee PPD untuk periode 2021 s.d 2023.

Pertemuan pada tahun ini dihadiri oleh para Board Members, yaitu para Menteri, Kepala Badan dan Direktur Jenderal, termasuk Partner Country Coordinator (PCC) dari 27 negara anggota PPD, termasuk Direktur Eksekutif PPD, dan Secretariat PPD. Prof. Rizal Damanik, PhD, Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian, dan Pengembangan BKKBN yang juga sebagai PCC untuk Indonesia hadir mewakili Kepala BKKBN dalam Board Meeting yang ke-25 ini.

Pada tahun-tahun sebelumnya, pertemuan diselenggarakan di salah satu negara anggota Partners in Population and Development (PPD), namun berbeda pada tahun ini pertemuan diselenggarakan untuk pertama kalinya secara virtual. Inisasi ini adalah sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di negara-negara anggota.

Sebagaimana diketahui, PPD adalah organisasi antar-pemerintah yang khusus dibentuk untuk tujuan memperluas dan meningkatkan Kerjasama Selatan-Selatan di bidang kesehatan reproduksi, keluarga berencana, kependudukan dan pembangunan diantara negara-negara anggota yang diresmikan pada saat International Conference on Population and Development (ICPD) di Kairo pada tahun 1994 dan Indonesia adalah salah satu pencetus berdirinya organisasi ini. Oleh karena itu, kehadiran BKKBN dalam pertemuan ini juga merupakan bentuk komitmen Indonesia yang senantiasa berperan aktif dalam kerja sama Selatan-Selatan di bidang Kependudukan, Keluarga Berencana, Kesehatan Reproduksi, dan Pembangunan Keluarga.

Pertemuan ini telah mengadopsi dan menyetujui beberapa hal, antara lain laporan penyelenggaraan PPD Annual Board Meeting ke-24 di Tunisia pada tahun 2019, Laporan Kondisi Keuangan PPD, Laporan Kinerja PPD untuk 2020 dan Rencana Kerja PPD untuk 2021 sebagai upaya percepatan pencapaian ICPD PoA dan SDGs, serta rencana kegiatan the 17th International Inter-Ministerial Conference di akhir tahun 2020.

Sementara dalam sesi pemilihan 9 (Sembilan) jabatan Executive Committee PPD untuk periode 2021 s.d 2023, Indonesia melalui BKKBN telah terpilih dan dipercaya untuk masuk sebagai salah satu Executive Committee dengan jabatan sebagai Treasurer/ Bendahara PPD. Sementara 8 negara lainnya Afrika Selatan (Ketua), Cina (Wakil Ketua), Sekretaris (Tunisia), India (Anggota), Benin (Anggota), Kenya (Anggota), and Meksiko (Anggota) juga ditetapkan sebagai Executive Committee PPD dalam pertemuan ini. Terpilihnya Indonesia merupakan sebuah prestasi dan merupakan kepercayaan 27 negara anggota terhadap kiprah Indonesia khususnya dalam hal ini BKKBN terhadap Kerja Sama Selatan-Selatan. Oleh karena itu, dalam sambutannya sebagai Executive Committee dan Treasurer/Bendahara PPD periode 2021-2023, BKKBN yang diwakili oleh Prof. Rizal Damanik, Ph.D menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh angggota PPD yang telah memberikan kepercayaan kepada Indonesia dengan posisi tersebut. Jabatan ini merupakan penghargaan bagi Indonesia, namun disisi lain juga merupakan tanggungjawab yang besar. Beliau juga menyampaikan bahwa Indonesia dalam hal ini BKKBN akan berkerja dengan sungguh-sungguh untuk memajukan organisasi ini. Selanjutnya, beliau juga menegaskan kembali tentang komitmen Indonesia terhadap Nairobi Summit dan capaian ICPD PoA, serta SDGs.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

RS di Jalur Gaza Kewalahan Tampung Pasien Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Kisah Pendamping Program Keluarga Harapan Edukasi Warga Cegah Stunting

Siapkah Sekolah Kembali Tatap Muka?

Eps8. Food Waste