11 Orang Positif Covid-19, DPRD Cilacap Tutup 3 Hari

"WFH-nya itu kan aturannya tiga hari. Kalau Sekwan itu, mungkin sudah 90 persen lah ya."

NUSANTARA | RAGAM

Selasa, 27 Okt 2020 05:18 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

11 Orang Positif Covid-19, DPRD Cilacap Tutup 3 Hari

KBR, Cilacap- DPRD Cilacap, Jawa Tengah menerapkan work from home (WFH) dan menutup total pelayanan untuk publik kantor dewan selama tiga hari usai terkonfirmasinya sebanyak 11 orang positif Covid-19 di lingkungan DPRD. Sekretaris Dewan DPRD Cilacap, Sumaryo mengatakan 11 orang tersebut yakni tiga anggota dewan dan delapan pegawai Sekretariat Dewan (setwan). Dari jumlah itu, sembilan di antaranya adalah orang tanpa gejala (OTG), dan dua orang dirawat di RS.

Dia menjelaskan, tes usap massal di lingkungan dewan dilakukan sejak awal pekan lalu. Tes dilakukan setelah meninggalnya salah satu anggota dewan yang dinyatakan positif Covid-19.

Tes dilakukan bertahap terutama kepada sesama anggota dewan yang kerap berinteraksi dengan anggota yang meninggal tersebut. Setelah itu, tes dilakukan menyeluruh. Hingga saat ini, sekitar 90 persen anggota DPRD dan pegawai Setwan telah menjalani tes.

"WFH-nya itu kan aturannya tiga hari. Kalau Sekwan itu, mungkin sudah 90 persen lah ya. Kemarin, sewaktu akan swab, sedang dinas luar, tidak ada di kantor lah nggih. Kemudian, mau swab hari Kamis, libur sananya (Dinas Kesehatan Cilacap). Nah, ini rencananya mau swab, tinggal lihat jadwalnya, mau koordinasi dulu,” kata Sumaryo.

Dia mengemukakan, sesuai dengan protokol tetap pencegahan Covid-19, kantor dewan ditutup selama tiga hari, sejak Sabtu hingga Senin (26/10/2020) ini. Selama penutupan, semua peralatan dan lingkungan kantor didisinfeksi. Selanjutnya, kantor DPRD akan kembali operasional namun dengan protokol ketat.

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan  3M, yakni;  Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Menanti Nasib Ekspor Benur

Kabar Baru Jam 7