Bagikan:

Kerjasama KBR dengan PALANG MERAH INDONESIA

Wisata dibuka, Vaksin Covid-19 Lengkap Jangan Lupa!

Capaian vaksin booster di Yogyakarta sampai dengan saat ini sekitar 37% dan tentu masih perlu ditingkatkan dengan angka ideal pencapaian berkisar 80%.

RAGAM

Senin, 08 Agus 2022 15:08 WIB

Wisata dibuka, Vaksin Covid-19 Lengkap Jangan Lupa!

Kegiatan Webinar “Wisata dibuka, Vaksin Jangan Lupa!” yang diselenggarakan di STPMD / APMD Yogyakarta, pad Jumat, 29 Juli 2022.

KBR, Jakarta – Industri pariwisata menjadi salah satu sektor yang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19. Menurut Kemenparekraf, sepanjang tahun 2020 jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia hanya sekitar 4,052 juta orang atau hanya sekitar 25 persen dari jumlah wisatawan yang masuk ke Indonesia pada 2019. Selain itu, adanya pembatasan sosial berskala besar dan ditutupnya akses keluar-masuk Indonesia, menyebabkan penurunan pendapatan negara di sektor pariwisata sebesar Rp20,7 miliar.

Berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkan pariwisata Indonesia agar berangsur-angsur pulih. Kini tempat wisata sudah banyak yang dibuka kembali dan bisa dikunjungi wisatawan untuk berlibur. Namun yang perlu diingat adalah berwisata aman di tengah pandemi.

Melalui dukungan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dalam hal ini Palang Merah Indonesia (PMI) dan Bulan Sabit Merah (IFRC) serta USAID turut mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan menaati protokol kesehatan dengan menggelar Webinar Hybrid yang bertemakan “Wisata Dibuka, Vaksin Jangan Lupa!” pada Jumat, 29 Juli 2022 yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta.

Acara tersebut menghadirkan beberapa pembicara yang memiliki pengalaman dibidangnya yaitu Arif Noor Hartanto, S.I.P - Sekretaris PMI Daerah Istimewa Yogyakarta, drg. Pembayun Setyaning Astuti, M.Kes - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Ariyanto, SE,. M.M - Owner Pusat Oleh-Oleh Bakpia Jogkem, Owner Jamur Jawen Resto dan Sekar Wangi Resto, Dr. Yuli Setyowati, M.Si - Dosen STPMD “APMD” Yogyakarta, dan Trimartono Muliawan/Pakde Senggol/Pakde Tri - Founder JogjaUpdate.

“Setiap kita memiliki peran penting dalam mencegah COVID-19. Bersama-sama kita bisa saling melindungi diri dan melindungi sesama untuk selamat dari wabah. Kita bergerak bersama untuk sesama dengan pemangku kepentingan, pemerintah, korporasi, lembaga sosial, dan masyarakat,” tutur Arif Noor Hartanto, Sekretaris PMI Yogyakarta.

Perlunya kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan disiplin menerapkan protokol kesehatan seiring dengan dibukanya tempat-tempat wisata di berbagai daerah tentu menjadi perhatian khusus.

“Capaian vaksin booster di Yogyakarta sampai dengan saat ini sekitar 37% dan tentu masih perlu ditingkatkan dengan angka ideal pencapaian berkisar 80%. Meningkatkan kesadaran masyarakat dengan sosialisasi seperti kegiatan saat ini merupakan salah satu cara yang efektif. Kita berharap PMI terus turut membantu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seperti ini dan tentu saja dukungan dari berbagai sektor serta masyarakat,” ungkap drg. Pembayun Setyaning Astuti, M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Yogyakarta.

Sebagai salah satu daerah tujuan wisata terbesar di Indonesia, tantangan berat dialami pelaku pariwisata di Yogyakarta. Di satu sisi tentu membangkitkan sektor ekonomi, namun di sisi lain merupakan tantangan di tengah upaya mengendalikan Covid-19.

Berbagai upaya juga telah dilakukan oleh PMI di antaranya adalah dengan menerjunkan relawan-relawannya ke daerah wisata untuk membagikan Paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta melakukan promosi kesehatan.

Selain itu PMI Yogyakarta turut mendukung pemerintah dalam program vaksin dengan capaian booster sejumlah 324 orang, sementara untuk capaian dosisi 1 sejumlah 11.737 dosis dan dosis 2 sebanyak 4.397 dosis.

“Konsep pariwisata yang aman yaitu harus terkoordinir dengan biro perjalanan sehingga terencana terprogram dan terpantau. Masyarakat tidak perlu takut dengan rombongan wisata, karena mereka sudah aman di vaksin, protokol kesehatannya terpantau,” jelas Ariyanto.

Melalui webinar ini, masyarakat diingatkan untuk dapat melakukan hal - hal di bawah ini selama berwisata:

  1. Tetap menggunakan masker dengan baik dan benar (menutupi hidung dan mulut).
  2. Upayakan menjaga jarak 1 meter meski di tengah keramaian/kerumunan.
  3. Pilih lokasi wisata yang menerapkan protokol kesehatan (masuk lokasi dengan barcode aplikasi PeduliLindungi, menyediakan fasilitas cuci tangan, serta lokasi wisata di area outdoor).
  4. Sering cuci tangan dengan sabun dan air bersih atau gunakan hand sanitizer.
  5. Saat kembali ke rumah, segera mandi, dan ganti pakaian sebelum berkumpul kembali bersama keluarga

Selain itu, pemerintah juga tak bosan mengingatkan semua komponen pariwisata untuk melakukan vaksinasi booster dan menjalankan prokes ketat, seperti mencuci tangan hingga bersih, menggunakan masker rangkap dua, menjaga jarak minimum satu meter, membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, serta menghindari makan bersama (6M).

Baca juga: Capaian Booster di Banyuwangi Tertinggi se-Jawa Timur - kbr.id

Editor: Paul M Nuh

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Laporan Temuan Ombudsman soal Penanganan Bencana

Most Popular / Trending