Kerjasama KBR dengan KEMENTERIAN DALAM NEGERI

Kemendagri Berikan Apresiasi Atas Inovasi dan Prestasi Kabupaten Bogor

Inovasi yang diraih dapat membantu Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.

RAGAM

Senin, 05 Jul 2021 17:05 WIB

Author

Paul M Nuh

Kemendagri Berikan Apresiasi Atas Inovasi dan Prestasi Kabupaten Bogor

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri Agus Fatoni

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi atas inovasi dan prestasi yang telah dicapai Kabupaten Bogor. “Kabupaten Bogor mendapat predikat Sangat Inovatif dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah sejak tahun 2017. Capaian ini tentu sangat baik dan harus terus ditingkatkan,” ungkap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri Agus Fatoni saat menjadi pembicara dalam acara Sosialisasi dan Diseminasi Hasil-Hasil Kelitbangan Kabupaten Bogor dan Peningkatan Kinerja Organisasi, Jumat, (2/07/2021).

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Bogor mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) saat gelaran Innovative Government Award dan mendapatkan dana insentif daerah bidang inovasi daerah.

Fatoni bangga dengan kerja keras yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati beserta jajarannya. Inovasi yang diraih dapat membantu Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.

Dalam paparannya, Fatoni juga membeberkan peta kekuatan inovasi Kabupaten Bogor tahun 2020. Menurut data Indeks Inovasi Daerah, Kabupaten Bogor memiliki inovasi bidang kesehatan terbanyak dibanding inovasi dalam bidang urusan lainnya, yaitu sejumlah 94 jenis inovasi. Disusul inovasi dalam bidang lingkungan hidup sebanyak 21 jenis inovasi, dan pariwisata sebanyak 19 jenis inovasi. Selain itu, 77% inovasi yang dihasilkan Kabupaten Bogor merupakan inovasi dalam bentuk digital. Fatoni berharap indeks ini dapat terus ditingkatkan setiap tahunnya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10