covid-19

Kerjasama KBR dengan KEMENTERIAN DALAM NEGERI

Pastikan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Berjalan, Kemendagri Tunjuk Plh. Gubernur Papua

Dengan semangat pembangunan, masalah ini tidak boleh terhambat dengan adanya kekosongan kepala daerah. Sehingga DAK bisa tersalurkan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat Papua.

RAGAM

Senin, 28 Jun 2021 13:03 WIB

Author

Paul M Nuh

Pastikan Pemerintahan dan Pelayanan Publik Berjalan, Kemendagri Tunjuk Plh. Gubernur Papua

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tunjuk Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua. Menurut Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan di Swiss Bell Hotel Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (27/6/2021), penunjukkan ini sesuai dengan semangat pemerintah, yaitu memastikan pemerintahan dan pembangunan, juga pelayanan publik di Papua berjalan.

Benni Menjelaskan, penunjukkan dilakukan agar bisa mempercepat penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2021, yang salah satu dokumennya harus ditandatangan oleh kepala daerah. DAK tahun 2021 dialokasiskan dalam 7 bidang pembangunan, yaitu pendidikan, kesehatan, pertanian, lingkungan hidup, pembangunan jalan, dan irigasi.

Seperti diketahui, Gubernur Papua Lukas Enembe saat ini sedang dirawat, sementara itu Wakil Gubernur masih kosong setelah wafatnya Klemen Tinal bulan Mei Lalu.

Menurut Benni, dengan semangat pembangunan, masalah ini tidak boleh terhambat dengan adanya kekosongan kepala daerah. Sehingga DAK bisa tersalurkan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat Papua.

Benni mendo'akan Gubernur Lukas Enembe segera sembuh dan melanjutkan kepemimpinannya sampai akhir masa jabatan. Dengan dukungang seluruh forkopimda, tokoh agama, masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat pembangunan di Papua kembali berlanjut.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru 25 Oktober 2021 Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Anomali Learning Loss, Pelajaran dari Era Pandemi