Bagikan:

Kerjasama KBR dengan YPA-MDR

Majukan Pendidikan Indonesia melalui Sekolah Binaan

Visi, misi dan goal YPA-MDR adalah menjadi lembaga yang mewujudkan Sekolah Unggul di daerah prasejahtera dan yang mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sebagai agent of change

RAGAM

Rabu, 25 Mei 2022 21:29 WIB

Majukan Pendidikan Indonesia melalui Sekolah Binaan

Virtual Media Gathering YPA-MDR, Bergerak bersama Majukan Pendidikan Indonesia.

KBR, Jakarta – Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang berdiri sejak tahun 2009 adalah yayasan yang secara khusus didirikan dan dimiliki oleh PT Astra International Tbk sebagai pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikan pilar Astra untuk Indonesia Cerdas bidang dengan membina sasaran sekolah-sekolah di daerah prasejahtera atau 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) di Indonesia dan menjadi wujud dari pilar Astra untuk Indonesia Cerdas.

Visi, misi dan goal YPA-MDR adalah menjadi lembaga yang mewujudkan Sekolah Unggul di daerah prasejahtera dan yang mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sebagai agent of change menuju masyarakat sejahtera. Pola pembinaan yang dilakukan berdasarkan 4 Pilar, yang meliputi Pilar Akademis, Pilar Karakter, Pilar Kecakapan Hidup dan Pilar Seni Budaya. Selain itu, YPA-MDR juga memberikan bantuan berupa sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

YPA-MDR berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera melalui pola pembinaan empat pilar yaitu akademi, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang adaptive, innovative dan berdampak. Hingga saat ini pembinaan sudah dilakukankepada lebih dari 1.500 guru dan 23.800 siswa.

Dukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang juga menjadi salah satu agenda prioritas dari G20 bidang pendidikan, Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) selenggarakan Virtual Media Gathering dengan mengusung tema Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia yang di sajikan dengan dua acara utama yaitu Bincang Edukatif dan Kunjungan Virtual Sekolah Binaan “Live Eduvlog” (25/5).

Dalam paparannya pada Bincang Edukatif, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr. Ir.Subandi, MSc mengatakan “Kualitas Pendidikan perlu dikejar dan sama pentingnya dengan akses pendidikan. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas guru dan terima kasih kepada Astra – YPA-MDR untuk menjalankan program Guru Muda Garda Depan. YPA-MDR sangat sejalan dengan tujuan SDGs dimana ada program untuk guru dan pembangunan karakter yang sangat penting dan dukungan ini sangat bermanfaat”.

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo mengatakan “Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim (YPA-MDR) telah menjadikan SDGs sebagai salah satu acuan dalam menyusun program bantuan pendidikan khususnya tujuan keempat dalam SDGs yakni menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua melalui berbagai program pembinaan akademik dan non-akademik”.

Herawati menambahkan “Progam bantuan pendidikan yang sudah dan akan diberikan kepada sekolah-sekolah berlandaskan pola 4 pilar pembinaan yaitu akademik, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang terukur dan memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dan selaras dengan tujuan dari SDGs”

Astra melalui YPA-MDR berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di wilayah prasejahtera dan 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) untuk menciptakan generasi cerdas yang unggul serta memajukan daerahnya sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.

Baca juga: Membangun Kecakapan Hidup Siswa-Siswi Binaan, YPA-MDR Bentuk Komunitas Pembatik Cilik

Editor: Paul M Nuh

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Haruskah Ikut Program Pengungkapan Sukarela?