ADVERTORIAL

Suara Anak Muda untuk Mewujudkan Sistem Pangan yang Adil, Resilien dan Berdaulat

Anak-anak muda harus ambil bagian untuk menjawab tantangan perubahan yang makin kompleks sekaligus memastikan bahwa humanity ada dalam sistem pangan karena Food System is something about humanity

RAGAM

Senin, 31 Mei 2021 15:18 WIB

Suara Anak Muda untuk Mewujudkan Sistem Pangan yang Adil, Resilien dan Berdaulat

Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Yayasan Kehati selenggarakan dialog independent youth for future of Indonesia food system. Dialog ini merupakan rangkaian kegiatan UN Food Sytem Summit tahun 2021 yang diikuti oleh 53 peserta anak muda dari Sumatera, Jawa, NTT, Kalimantan, dan Sulawesi.

menurut Koordinator KRKP Said Abdullah, transformasi sistem pangan menjadi suatu keniscayaan karena belum berdaulat dan sangat rentan guncangan. Apalagi sistem pangan saat ini dirasa masih belum adil bagi produsennya.

Prof. Damayanti Buchori selaku kurator dialog menyatakan dalam pengantarnya, dunia memerlukan upaya yang multidisiplin dan sekaligus transdisiplin menghadapinya. Menurutnya, sistem pangan yang adil, berdaulat dan resilien akan dapat terwujud jika ada interaksi dari berbagai pihak dan sektor. Anak-anak muda bisa menjadi bagian penting dalam mendorong interaksi tersebut.

“Anak-anak muda harus ambil bagian untuk menjawab tantangan perubahan yang makin kompleks sekaligus memastikan bahwa humanity ada dalam sistem pangan karena Food System is something about humanity” tegas Prof. Damayanti.

Dalam diskusi muncul gagasan gastrodiplomasi, mempopulerkan pangan lokal yang terintegrasi ke pasar, juga desentralisasi produksi pangan, memperkuat pangan lokal, keanekaragaman pangan sesuai tradisi setiap wilayah dan dapat dibangun dalam dalam skup provinsi.

Gagasan lain yang penting adalah realisasi reformasi agraria dan pembatasan impor. Juga penciptaan pasar inklusif dengan memperkuat UMKM pangan. Pelibatan pegiat media sosial atau buzzer juga salah satu gagasan penting yang dikemukakan.

Penyelenggara berjanji, suara anak muda ini akan dirumuskan dan disampaikan sebagai dokumen usulan ke Bappenas sebagai wakil Indonesia di national convenor. Laporan juga akan disampaikan ke UNFFS Secretariat.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Dampak Tambang terhadap Lingkungan di Sulawesi Tenggara dan Tengah

NFT, New Kid on the Block (chain)

Kabar Baru Jam 8

Seruan Penolakan Bibit-Bibit Kekuasaan Mutlak