ADVERTORIAL

Dampak Dana Desa bagi Pemulihan Ekonomi di Pedesaan

Bantuan pemerintah tidak hanya diukur besarannya tapi dampaknya juga, oleh karena itu potensi pedesaan untuk menjadi panglima ekonomi di masa pandemi sangat besar.

RAGAM

Senin, 31 Mei 2021 14:10 WIB

Dampak Dana Desa bagi Pemulihan Ekonomi di Pedesaan

Ilustrasi. Hasil kreasi berbahan baku serat pisang Abaka produksi Usaha UMKM di Manado, Sulawesi utara. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/rwa.

Jakarta - Presiden Joko Widodo menginstruksikan bahwa penanfaatan Dana Desa harus dirasakan oleh seluruh warga desa di Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19, dana ini sebagian dialihkan sebagai jaring pengaman sosial melalui Bantuan Dana Tunai Langsung Dana Desa (BLT DD).

Drs. Luthfy Latief, M.Si, Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa, Kemendes PDTT menyampaikan, melalui Permendesa DRTT 13/2020, di tahun 2021 anggaran dititikberatkan pada tiga hal, yaitu; pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, mendukung program prioritas nasional sesuai kewenangan desa, serta adaptasi kebiasaan baru melalui sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tingkat desa.

Sasaran BLT DD adalah masyarakat desa yang masih membutuhkan bantuan ekonomi, seperti kehilangan pekerjaan akibat pandemi, masyarakat yang belum terdata dalam kelompok penerima bantuan sosial, dan yang memiliki anggota keluarga yang sakit kronis.Teguh Yudo Wicaksono, Head of Mandiri Institute, ketika perekonomian melemah akibat pandemi, stimulus keuangan merupakan satu-satunya kebijakan pemerintah yang bisa diharapkan. Program ini sangat membantuk untuk mendorong konsumsi masyarakat.

Masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah, menurut Teguh menjadi sasaran BLT DD dan berbelanja di komunitas lokal. Dengan demikian hal ini juga mendorong bangkitnya UMKM lokal.

Teguh menjelaskan, berdasarkan survei Mandiri Institute pada Maret-April 2021, 80% UMKM kita telah kembali beroperasi secara normal. Sebelumnya di awal pandemi hanya 33% yang beroperasi secara normal. Saya kira ini dampak positif dari program-program stimulus yang diberikan pemerintah.

Sementara itu menurut pengamat kebijakan publik, Riant Nugroho, Direktur Rumah Reformasi Kebijakan, menyebutkan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya diukur besarannya, tapi dampaknya juga, oleh karena itu, potensi pedesaan untuk menjadi panglima ekonomi di masa pandemi sangat besar.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Dampak Tambang terhadap Lingkungan di Sulawesi Tenggara dan Tengah

NFT, New Kid on the Block (chain)

Kabar Baru Jam 8

Seruan Penolakan Bibit-Bibit Kekuasaan Mutlak