ADVERTORIAL

Gelombang Baru Penyebaran Covid-19 Pasca Bencana Banjir di Indonesia dan Timor Leste

Sekitar 33.000 masyarakat merasakan dampak yang disebabkan oleh banjir dan tanah longsor yang menjadi salah satu kejadian terparah yang pernah menghantam Timor Leste dan bagian Indonesia Timur

RAGAM

Jumat, 23 Apr 2021 08:31 WIB

Gelombang Baru Penyebaran Covid-19 Pasca Bencana Banjir di Indonesia dan Timor Leste

Dampak dari bencana yang menghancurkan rumah warga di NTT

Kuala Lumpur/Jakarta/Dili – Timor Leste tengah menghadapi gelombang baru infeksi Covid-19 setelah berhasil mengontrol penyebarannya selama 1 tahun terakhir. Data dari Pemerintah mencatat adanya peningkatan 10x dari 100 hingga 1.000 kasus dalam beberapa bulan terakhir sehingga mengancam stabilitas sistem kesehatan negara.

Sekitar 33.000 masyarakat merasakan dampak yang disebabkan oleh banjir dan tanah longsor yang menjadi salah satu kejadian terparah yang pernah menghantam Timor Leste dan bagian Indonesia Timur dalam 40 tahun terakhir menurut data dari Pemerintah.

“Sungguh menyedihkan jika masyarakat harus memilih antara tempat tinggal yang aman, suplai pangan dan minum yang cukup, atau terhindar dari virus Covid-19. Relawan Palang Merah Timor Leste (Cruz Vermelha de Timor Leste – CVTL) telah terlatih dan akan berusaha sebaik mungkin untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Kita berpacu dengan waktu. Semakin lama mereka berada di tempat pengungsian maka semakin tinggi kemungkinan mereka untuk tertular,” ujar Presiden Palang Merah Timor Leste (CVTL), Madalena da Costa Hanjan Soares.

Palang Merah Timor Leste memberi bantuan kepada warga yang terdampak bencana banjir

Indonesia merupakan negara kedua di Asia yang merasakan dampak signifikan dari Covid-19 dengan tercatatnya jumlah kasus sekitar 1,5 juta serta lebih dari 4,000 laporan infeksi baru setiap harinya.

“Banyaknya nyawa yang hilang secara tragis menjadi sebuah beban kepada keluarga yang ditinggalkan karena Covid-19. Tim kami berusaha sebaik mungkin untuk membantu mereka dengan menyediakan makanan, air, dan kebutuhan lainnya untuk memastikan keamanan mereka,” ujar Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia, Sudirman Said.

“Covid-19 telah memberi tekanan yang amat besar terhadap sistem kesehatan di Indonesia dan Timor Leste. Pandemi Covid-19 beserta penyakit lain seperti kolera, disentri, serta demam berdarah dapat memperparah keadaan,” ujar Head of the Indonesia and Timor Leste Delegation, International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah - IFRC), Jan Gelfand.

“Keberadaan air bersih, sabun, dan masker wajah mungkin hal sederhana yang bisa kita petik dari pandemi ini untuk dapat menyelamatkan jiwa. Perlu diingat bahwa usaha kita wajib dikerahkan untuk melindungi mereka dari bencana banjir yang baru saja melanda Indonesia dan Timor Leste,” tambah Jan.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Melimpah Limbah Medis

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11