ADVERTORIAL

DKI Jakarta capai Vaksinasi Lansia Tertinggi

DKI membeantuk sentra vaksinasi di tingkat kecamatan dan kelurahan, di samping itu juga melibatkan lebih banyak fasilitas kesehatan swasta baik sebagai lokasi vaksinasi maupun dalam menyediakan SDM

RAGAM

Senin, 12 Apr 2021 11:18 WIB

DKI Jakarta capai Vaksinasi Lansia Tertinggi

Ilustrasu. Lansia berusia 102 tahun, Inna Wati yang menerima vaksin Covid-19 di Puskesmas Poris Plawad, Kota Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.

Jakarta - Vaksinasi Covid-19 untuk lansia DKI Jakarta mencapai 496.450 orang. Capaian ini menjadi yang terbanyak dibanding daerah lain di Indonesia. Bahkan untuk wilayah Jakarta Pusat, vaksinasi untuk lansia telah menjangkau 95,31 persen dan Kepulauan Seribu mencapai 62,73 persen.

Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman yang juga Plt. Asisten Kesra Suharti Sutar mengatakan, capaian terjadi ini berkat berbagai langkah yang dilakukan DKI, salah satunya, sentra vaksinasi di tingkat Kecamatan dan Kelurahan, di luar Puskesmas dan Rumah Sakit. Menurutnya, sentra vaksinasi ini lebih diminati lansia karena lebih dekat dengan rumah dan bisa bersama teman-teman dari lingkungan masing-masing. "Tentunya juga ditambah sentra vaksinasi besar yg dibantu oleh Kemkes dengan SDM gabungan dari pemerintah pusat dan daerah," ujar Suharti, Sabtu (10/4).

Dia menambahkan, pihaknya juga melibatkan lebih banyak fasilitas kesehatan swasta baik sebagai lokasi vaksinasi maupun dalam menyediakan SDM di sentra vaksinasi nonfaskes. Kemudian juga sistem untuk membantu pendaftaran dan penjadwalan lansia karena tidak semua lansia familiar dengan sistem online.

Sementara itu data yang digunakan sebagai acuan adalah data dukcapil dengan penjadwalan sampai tingkat RT. Pihaknya juga mengupayakan dalam satu RW divaksinasi di lokasi yang sama untuk kemudahan pengelolaan di lapangan.

Sedangkan, untuk warga yang belum terjadwal karena tidak ber-KTP DKI atau yang lokasinya jauh karena alamat domisili berbeda dengan alamat KTP tetap dimungkinkan divaksinasi, baik dengan mendaftar melalui online maupun melaporkan diri ke ketua RT.

Untuk transportasi Pemda DKI Jakarta juga memberdayakan Bus Sekolah dan TransJakarta untuk wilayah-wilayah yang lokasi vaksinasinya cukup jauh. Kelurahan serta RT/RW pun menyiapkan dukungan transportasi termasuk penjemputan lansia menggunakan sepeda motor.

Di sampuing itu, Pemda DKI Jakarta juga melakukan kolaborasi dengan pihak swasta, di antaranya dengan Gojek dan Grab untuk memberikan kemudahan berupa biaya gratis atau pemotongan biaya pengantaran lansia ke lokasi vaksinasi. Kerja sama juga dilakukan dengan organisasi masyarakat dan bisnis untuk menyiapkan sentra vaksinasi dgn SDM kesehatan dari pihak Pemda.

Pada Februari, Suharti mengatakan, pihaknya juga mengusulkan pada Kementerian Kesehatan untuk dimungkinkan vaksinasi pendamping lansia dan akhirnya disetujui.

"Sejak tanggal 9 April, pelaksanaan vaksinasi lansia melibatkan seluruh SKPD. Setiap kecamatan dikoordinasi satu SKPD yang juga menetapkan koordinator untuk setiap kelurahan. Tugas mencakup pula edukasi dan mencarikan solusi jika ada kebutuhan-kebutuhan khusus," tutur Suharti.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10