Bagikan:

Luhut Klaim Tiga Tahun Lagi Ekonomi Digital RI Bisa Tembus Rp2.093 Triliun

"Digitalisasi menghadirkan peluang besar bagi perekonomian Indonesia serta terbukti menjadi tulang punggung bagi dunia usaha untuk tetap bertahan di era pandemi Covid-19 ini."

NASIONAL

Rabu, 30 Mar 2022 14:36 WIB

Author

Ranu Arasyki

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan  berbicara mengenai Ekonomi Digital d

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan berbicara mengenai Ekonomi Digital di acara HIPMI Fest 2022. Rabu (30/03/22) (Foto: HIPMI TV)

KBR, Jakarta— Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan ekonomi digital Indonesia bisa mencapai US$146 miliar atau setara Rp2.093 triliun (kurs Rp14.337) pada 2025. 

Nilai tersebut akan didominasi oleh sektor e-commerce sebesar US$104 miliar.

"Digitalisasi menghadirkan peluang besar bagi perekonomian Indonesia serta terbukti menjadi tulang punggung bagi dunia usaha untuk tetap bertahan di era pandemi Covid-19 ini. Kurang lebih dari dua tahun kita mengalami pandemi Covid-19, lonjakan virus yang sempat terjadi membuat pemerintah harus melakukan pembatasan sosial untuk meminimalisir risiko penularan," kata Luhut pada acara HIPMI Digital Fest 2022, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga:

Luhut yakin pemanfaatan digitalisasi membuat dunia usaha mampu bertahan melalui penyediaan layanan, transaksi, hingga pengiriman barang/jasa. 

Pemanfaatan digitalisasi akan membuat banyak konsumen beralih menuju kebiasaan baru dalam bertransaksi. Menurut Luhut, sepanjang masa pandemi, terdapat lebih dari 21 juta konsumen baru di dunia digital .

"Hal ini mendorong peningkatan ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$70 miliar pada tahun 2021 atau tumbuh 49 persen dibandingkan Tahun 2020. Kinerja tersebut menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia akan terus bertahan dan tumbuh apabila seluruh pihak mampu beradaptasi di tengah ketidakpastian akibat pandemi ini," kata Luhut.

Jika berkaca pada 2021, kata Luhut, Indonesia merupakan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Ekonomi digital Indonesia hampir mencapai lima kali lebih besar dibandingkan Singapura. 

Oleh karena itu, Luhut meminta pengusaha dalam negeri mampu memanfaatkan potensi besar yang kini dimiliki di industri digital, salah satunya dengan memanfaatkan bonus demografi.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Komunitas Biboki Lestarikan Tenun Ikat Tradisional

Living Law, Apa Dampaknya Jika Masuk dalam RKUHP?

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending