Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Pemerintah Datangkan 10 Juta Dosis Vaksin untuk Penuhi Kebutuhan Vaksinasi Tahap 2

Sasaran penerima vaksin tahan 2 ini ialah 16,9 juta petugas pelayan publik dan 21,5 juta warga lanjut usia (lansia).

RAGAM

Rabu, 03 Mar 2021 20:11 WIB

Author

Paul M Nuh

Pemerintah Datangkan 10 Juta Dosis Vaksin untuk Penuhi Kebutuhan Vaksinasi Tahap 2

Kunjungan Presiden Joko Widodo di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Senin (1/3/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/wsj.

JAKARTA - Pemerintah pada tanggal 2 Maret 2021 kembali mendatangkan bulk (bahan baku) 10 juta dosis Vaksin Sinovac dari Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. Kedatangan vaksin ini demi memenuhi program vaksinasi tahap 2 di Indonesia. Sejauh ini total vaksin yang sudah diterima mencapai 38 juta dosis, terdiri dari 35 juta dosis berbentuk bulk dan 3 juta dosis vaksin jadi.

Pemerintah akan terus mendatangkan vaksin Sinovac hingga jumlahnya mencapai 185 juta dosis. "Kedatangan vaksin ini adalah upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dan mengakhiri pandemi Covid-19 melalui program vaksinasi gratis," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (2/3/2021.

Sasaran penerima vaksin tahan 2 ini ialah 16,9 juta petugas pelayan publik dan 21,5 juta warga lanjut usia (lansia). Selain Sinovac, pemerintah terus berusaha mengadakan vaksin-vaksin dari produsen lainnya seperti Pfizer, Astra Zeneca dan Novavac.

Untuk memastikan program vaksinasi tahap 2 berjalan lancar, Presiden Joko Widodo pada Minggu 1 Maret 2021 lalu, meninjau langsung pemberian vaksinasi di Pasar Beringharjo, DI Yogyakarta. Para pedagang pasar ini, termasuk sasaran program vaksinasi tahap 2. Karena masuk dalam kelompok rentan.

"Penting untuk diketahui, pedagang pasar merupakan kelompok masyarakat yang rentan karena berinteraksi dengan banyak orang. Sehingga harus dilindungi. Untuk selanjutnya vaksinasi kepada pedagang pasar akan dilakukan di daerah-daerah lainnya secara bertahap," jelas Wiku.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)