Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Evaluasi Satgas Covid-19: Integrasi Data untuk Ketepatan Waktu dan Akurasi Data

Wiku: data saat ini kemungkinan belum merefleksikan angka kasus secara aktual

RAGAM

Rabu, 03 Mar 2021 19:16 WIB

Author

Paul M Nuh

Evaluasi Satgas Covid-19: Integrasi Data untuk Ketepatan Waktu dan Akurasi Data

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan saat ini sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Bali sedang melakukan proses integrasi data dari daerah ke pusat, terutama pada data kematian dan kesembuhan. Saat jumpa pers di Graha BNPB, Selasa (2/3/2021) mengungkapkan, bahwa data saat ini kemungkinan belum merefleksikan angka kasus secara aktual.

Evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dengan berupaya mengikuti mekanisme pencatatan dan pelaporan data yang ditetapkan pusat. Selanjutnya, pengintegrasian data di pusat yang dapat memaksimalkan keakuratan data dan ketepatan waktu, sehingga dapat menjadi navigasi dalam pengambilan keputusan.

Wiku menyampaikan bahwa perkembangan penambahan kasus mingguan mengalami penurunan sebesar 8,5%. Terdapat 5 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi di antaranya Sulawesi Selatan naik 776 (1.471 vs 2.247), Papua naik 205 (361 vs 566), Jambi naik 108 (161 vs 269), Sulawesi Tengah naik 97 (331 vs 428) dan Kalimantan Utara naik 81 (531 vs 612).

Pada kasus kematian, pada minggu ini naik drastis sebesar 74,80% dibanding minggu lalu. "Ini adalah peningkatan yang sangat tajam mengingat beberapa minggu terakhir, terjadi penurunan kematian," lanjutnya.

Tingginya persentase kematian minggu ini merupakan kontribusi terbesar dari 5 provinsi. Yakni Jawa Tengah naik 410 (122 vs 532), Jawa Barat naik 117 (65 vs 182), Jawa Timur naik 73 (103 vs 176), Nusa Tenggara Timur naik 40 (17 vs 57) dan Sumatera Selatan naik 14 (7 vs 21).

Lalu, untuk pasien sembuh mingguan, penambahannya mengalami penurunan dibandingkan minggu sebelumnya. Minggu ini turun sebesar 1,8%. Meskipun, apresiasi diberikan pada 5 provinsi yang mencatatkan kenaikan kesembuhan tertinggi mingguan.

Di antaranya Jawa Tengah naik 7.756 (2.207 vs 9.964), Kalimantan Timur naik 1.284 (228 vs 1.512), Jawa Timur naik 901 (1.854 vs 2.755), Sumatera Barat naik 851 (243 vs 1.094) dan Kalimantan Timur naik 529 (3.333 vs 3.862).

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)