Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Menurunkan Kasus Aktif dengan Meningkatkan Kesembuhan dan Menghindari Kematian

Perlu dipahami meskipun kasus aktif tingkat nasional menurun, tetapi masih terdapat kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif yang tinggi

RAGAM

Minggu, 28 Feb 2021 19:53 WIB

Author

Paul M Nuh

Menurunkan Kasus Aktif dengan Meningkatkan Kesembuhan dan Menghindari Kematian

Ilustrasi. Warga melintas di depan mural bertema menjaga jarak di Kemplayan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/2/2021). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc.

JAKARTA - Perkembangan kasus aktif Covid-19 di tingkat nasional saat ini berada di angka 12%. Jika dilihat per kabupaten/kota, sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia memiliki hanya 11 - 100 kasus aktif. Persentasenya sebesar 47,7% atau 260 dari 514 kabupaten/kota. Covid-19 sama sekali.

"Ini adalah perkembangan yang baik dan patut kita apresiasi," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (25/2/2021).

Wiku menekankan, masih terdapat 33,1% atau 161 kabupaten/kota yang memiliki 101 – 1.000 kasus aktif. Bahkan terdapat 14% atau 65 kabupaten/kota yang memiliki lebih dari 1.000 kasus aktif. Adapun 20 kabupaten/kota dengan kasus aktif tertinggi yakni Kota Surakarta (7.534), Kota Depok (7.096), Kota Denpasar (6.210), Kota Jakarta Timur (4.367), Kota Jakarta Selatan (4.238), Kabupaten Bekasi (4.165), Bogor (3.705), Kota Jayapura (3.616), Badung (3.516) dan Kota Bekasi (3.386).

Wiku mengimbau perlu keseriusan dalam penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Upayakan meningkatkan angka kesembuhan dan mencegah kematian pasien Covid-19, sehingga kasus aktif tingkat nasional dapat berkurang.

Dengan hal ini juga, Wiku meminta agar semua pihak memahami bahwa meskipun kasus aktif tingkat nasional menurun, tetapi masih terdapat kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif yang tinggi.

"Dibutuhkan gotong royong dan saling bahu membahu, antara seluruh unsur yang terlibat agar dapat mengefektifkan upaya penanganan Covid-19," lanjut Wiku.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Ramai-ramai Mudik Dini

Ramadan (Masih) dalam Pandemi Covid-19

Kabar Baru Jam 8

Disability Right Fund (DRF) Mitra Disability People Organisation (DPO)