ADVERTORIAL

Kemenkominfo kembali Rilis Berita “Hoaks” dan Disinformasi yang Beredar di Masyarakat

Kemenkominfo melalui Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika kembali merilis rangkuman berbagai berita “hoaks” dan disinformasi yang beredar di masyaraka

RAGAM

Selasa, 23 Feb 2021 12:39 WIB

Kemenkominfo kembali Rilis Berita “Hoaks” dan Disinformasi yang Beredar di Masyarakat

Tangkapan layar yang dirilis medcom.id terkait mobil hanyut

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, melalui Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika kembali merilis rangkuman berbagai berita “hoaks” dan disinformasi yang beredar di masyarakat, baik melalui media sosial maupun media online lainnya. Berikut beberapa di antaranya;

1. [HOAKS] Akun Facebook Walikota Surabaya Terpilih Eri Cahyadi

Penjelasan:

Beredar di media sosial sebuah akun Facebook yang mengatasnamakan Walikota Surabaya terpilih Eri Cahyadi. Dalam akun Facebook tersebut, nampak foto Eri Cahyadi mengenakan baju warna merah dan songkok hitam sebagai foto profil. Foto itu adalah foto ketika Eri Cahyadi diumumkan sebagai calon wali kota oleh PDI Perjuangan pada September 2020 lalu.

Juru Bicara Tim Pemenangan Eri-Armudji, Aprizaldi memastikan bahwa akun Facebook bernama Eri Cahyadi tersebut adalah akun palsu. Eri Cahyadi tidak pernah memiliki akun personal di media sosial Facebook dan hanya memiliki Fan Page di Facebook. Aprizaldi mengatakan, akun tersebut menyebarkan pesan pribadi di Facebook dengan menawarkan program pinjaman modal wirausaha bunga 0 persen, kerja sama antara Pemerintah dengan Koperasi Sinarmas serta angsuran 50 persen yang dibantu oleh Pemerintah.

Link Counter:

-https://nusadaily.com/jatim/vi...

-https://www.liputan6.com/surab...


2. [HOAKS] Rekrutmen Pegawai Bank Mandiri Februari 2021

Penjelasan:

Beredar di media sosial pengumuman proses rekrutmen pegawai Bank Mandiri yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 s/d 24 Februari 2021 dengan meminta peserta melakukan pembayaran dan melakukan pemesanan melalui salah satu agen travel yang sudah disebutkan.

Faktanya, menurut Corporate Communications PT. Bank Mandiri, Kasyfil, pengumuman rekrutmen tersebut adalah palsu. Bank Mandiri tidak memungut biaya apapun dan/atau menggunakan jasa travel agent dalam proses rekrutmen. Informasi resmi terkait proses rekrutmen Bank Mandiri dapat dicek pada situs bankmandiri.co.id, mandiricareer.net, atau mandiri call 14000.

Link Counter:

- Klarifikasi langsung Corporate Communications PT. Bank Mandiri (PERSERO) TBK, Kasyfil


3. [DISINFORMASI] Video Bajaj Hanyut Terbawa Arus Banjir di Semarang

Penjelasan :

Beredar di media sosial Facebook unggahan video yang merekam beberapa unit bajaj hanyut terbawa arus banjir. Unggahan tersebut dilengkapi dengan narasi yang mengklaim bahwa peristiwa itu terjadi di Semarang.

Dilansir dari Kompas.com, klaim yang menyebut peristiwa tersebut terjadi di Semarang adalah tidak benar. Kepala Bidang Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Dikki Rulli Perkasa mengatakan, tidak ada bajaj di Semarang. Selain itu, Kepala Seksi Penyelamatan, Evakuasi, dan Penanganan Pengungsi BPBD Jawa Tengah, Dinarjati Nugroho Saputro juga menyatakan, BPBD Jateng belum pernah menerima laporan adanya kejadian tersebut di wilayah kerjanya.

Link Counter:

-https://www.kompas.com/tren/re...


4. [DISINFORMASI] Foto Mobil Hanyut Terseret Banjir di Jakarta

Penjelasan :

Beredar dua buah foto memperlihatkan suasana banjir. Pertama, foto sebuah mobil berwarna hitam terseret banjir atau hanyut dan kedua, suasana banjir di sekitar gerbang perumahan. Unggahan itu disertai narasi "Boooong, jgn sekali kali bilang jakarta banjir yaaaah....Ini sarana wisata baru ARUNG JERAAAAM Booooong......Hebat nya ANIS SELALU MEMBERIKAN SESUATU YG GRATIS UNTUK WARGA INDONESIA RAYA INI. SEKALI LAGI YA".

Dilansir dari Medcom.id, klaim bahwa foto banjir itu berkaitan dengan Anies Baswedan, tidak berdasar. Faktanya wilayah banjir tersebut bukan di Jakarta, melainkan di Kota Tangerang, Banten, tepatnya di Perumahan Ciledug Indah 1. Kemudian, dua foto itu sebenarnya memperlihatkan suasana banjir pada tahun sebelumnya. Di antaranya seperti yang tampak pada video berdurasi 1 menit 9 detik. Video ini diunggah kanal YouTube Bolank channel pada 1 Januari 2020.

Link Counter:

-https://www.medcom.id/telusur/...

-

-https://www.medcom.id/foto/new...

-https://archive.md/PJLpf


5. [DISINFORMASI] Video Mobil Terbalik setelah Banjir Surut di Bekasi

Penjelasan :

Beredar unggahan video Youtube yang memperlihatkan beberapa mobil yang terbalik dan saling bertumpukan. Video tersebut diklaim sebagai video kondisi setelah banjir surut di Bekasi tahun 2021. Unggahan itu disertai narasi "BANJIR DI BEKASI 2021 !!! MOBIL BANYAK TERBALIK !!!".

Berdasarkan hasil penelusuran turnbackhoax.id, klaim pada unggahan video yang beredar tersebut adalah keliru. Diketahui video tersebut bukan peristiwa setelah banjir yang melanda Bekasi sejak 19 Februari 2021 kemarin, melainkan video setelah banjir surut di Jatiasih, Bekasi, pada tanggal 2 Januari 2020. Video serupa juga pernah disebarkan dengan narasi banjir yang melanda Sampang, Madura pada Desember 2020, serta Kalimantan Selatan pada Januari 2021 lalu.

Link Counter:

-https://turnbackhoax.id/2021/0...


6. [DISINFORMASI] Panaskan Uang di Rice Cooker dapat Membunuh Virus Covid-19

Penjelasan:

Beredar sebuah video di media sosial Facebook dengan klaim bahwa memanaskan uang di dalam rice cooker dapat membunuh virus Covid-19.

Dikutip dari cek fakta Liputan6.com, dr. Muhamad Fajri Adda'i, yang merupakan dokter relawan Covid-19 dan edukator kesehatan, langsung memberikan penjelasan dan mengirim tautan situs National Center for Biotechnology Information (NCBI). Dalam situs NCBI, disebutkan virus Covid-19 bisa dibunuh jika sebuah objek dipanaskan pada suhu di atas 75 derajat celcius dalam durasi waktu tertentu. Dokter Fajri pun setuju dengan referensi tersebut. Jika pada rice cooker harusnya sampai 100 derajat celcius bisa membuat air mendidih, menurutnya bisa membunuh virus. Namun cara ini tidak direkomendasikan para ahli medis. Faktanya, rice cooker bisa rusak dan meledak bila yang dipanaskan uang logam. Kemudian, uang kertas bisa saja terbakar bila dipanaskan dalam suhu tertentu.

Link Counter:

-https://www.liputan6.com/cek-f...

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10