Bagikan:

Kerjasama KBR dengan YPA-MDR

13 Tahun jadi Inspirasi Pendidikan di Indonesia, YPA-MDR Bina 1.500 Guru dan 23 Ribu Siswa

Program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 111 sekolah jenjang SD, SMP dan SMK sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 13 Kabupaten.

RAGAM

Jumat, 28 Jan 2022 14:55 WIB

Author

Paul M Nuh

Inspirasi untuk Pendidikan Indonesia, 13 Tahun YPA-MDR Bina 1.500 Guru dan 23 Ribu Siswa

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim hadir memberikan sambutan

KBR, Jakarta – Sudah 13 tahun Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) terjun dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Program ini sebagai wujud kepedulian Astra untuk pemerataan pendidikan di Indonesia.

Dalam merayakan HUT ke 13, pada tangga 25 Januari 2021 YPA-MDR gelar bincang inspiratif bertajuk Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim hadir memberikan sambutan dalam helatan tersebut. "Apresiasi kepada YPA-MDR untuk inisiatif yang sudah dilakukan selama 13 tahun terakhir, khususnya program-program binaan untuk guru dan peserta didik untuk daerah 3T.” ujar Menteri Nadiem Makarim.

Dalam acara terebut hadir pula Direktur Astra Gita Tiffani Boer, Santosa dan Henry Tanoto, Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah, Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto, Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo, serta publik figur Tasya Kamila.

Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto, serta publik figur Tasya Kamila dalam salah satu sesi webinar bertajuk Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia

"Astra senantiasa berkomitmen untuk melakukan kontribusi sosial yang berkelanjutan sebagai bagian kepedulian Astra terhadap kondisi sosial di Indonesia. Oleh karena itu, Astra secara khusus mendirikan Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim (YPA-MDR) untuk dapat menjadi upaya mewujudkan kesetaraan dan kesempatan yang berkeadilan di bidang pendidikan di Indonesia. Hal ini tentunya mendukung visi dan misi pemerintah untuk bersama-sama bergerak memajukan pendidikan Indonesia.” Sambut Direktur Astra Gita Tiffani Boer.

Menurut Ketua Pengurus YPA-MDR Herawati Prasetyo, perjalanan YPA-MDR berawal dari sebuah gagasan Presiden Direktur Astra periode tahun 2005–2010, almarhum Michael D. Ruslim dengan program BERNAS (Bantuan Edukassi dan Transformasi Bagi Anak dan Sekolah) dalam rangka mewujudkan cita-cita Astra untuk “Sejahtera Bersama Bangsa”.

YPA-MDR menjalankan program kontrubusi sosial berkelanjutan Astra Untuk Indonesia Cerdas melalui visi, misi, strategi dan program-program yang secara khusus ditujukan untuk pemerataan pendidikan di daerah prasejahtera.

Inspirasi 13 Tahun YPA-MDR untuk Pendidikan Indonesia

Hingga saat ini YPA-MDR sudah melakukan pembinaan kepada lebih dari 1.500 guru dan 23.800 siswa.

Program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 111 sekolah jenjang SD, SMP dan SMK sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 13 Kabupaten yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur

Adapun program-program unggulan YPA-MDR yang menunjang kemajuan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah binaan sebagai antara lain:

  1. Untuk peningkatan kompetensi guru dan siswa, YPA-MDR bekerjasama dengan pihak-pihak Narasumber yang kredibel dalam melakukan pembinaan 4 Pilar yaitu Akademik, Karakter, Seni Budaya dan Kecakapan Hidup.
  2. Dalam rangka akselerasi peningkatan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Timur, sejak 2019 YPA-MDR menginisiasi program Semangat Indonesia Cerdas dengan menugaskan 13 orang guru-guru muda yang tergabung dalam Guru Muda Garda Depan (GMGD) selama satu tahun di sekolah-sekolah binaan yang ada di area Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao sekaligus menjadikan Rote Barat sebagai Kecamatan Cerdas Berprestasi.
  3. Sebagai dukungan dan pengembangan dari program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MB-KM) yang dicanangkan oleh pemerintah, YPA-MDR mengawali tahun 2022 ini dengan melakukan program Kampus Mengajar Kemitraan dengan menugaskan 13 mahasiswa-mahasiswi di sekolah-sekolah binaan yang ada di Kabupaten Kupang, khususnya di area Amarasi Selatan dan Takari dengan fungsi sebagai berikut:
    1. mitra sekolah dan orang tua dalam kegiatan belajar mengajar serta menajerial sekolah
    2. pendamping guru dan siswa dalam pembelajaran literasi, numerasi dan adaptasi teknologi
    3. membudayakan karakter CerDAS disekolah binaan sesuai dengan value YPA-MDR yaitu Cermat, Dinamis, Antusias dan Sinergis
  4. Menjawab tantangan di era digital, YPA-MDR mendorong program Sekolah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
  5. Melestarikan budaya Indonesia menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembinaan yang dilakukan khususnya pada pilar kecakapan hidup. Pada 2021, YPA-MDR mendirikan Komunitas Pembatik Cilik yang terdiri dari siswa-siswi berbakat lintas sekolah binaan di area Kampung Berseri Astra (KBA) Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul dan tahun ini akan dikembangkan menjadi Kampung Pembatik Cilik Gedangsari.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Pendidikan, YPA-MDR Laksanakan Program Kampus Mengajar

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih