Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Temukan Surat Tes PCR Palsu, Petugas Perketat Pemeriksaan Hasil Tes Pelaku Perjalanan

bagi pelaku penyalahgunaan surat keterangan terkait hasil tes Covid-19, maka sanksi pidana akan dijatuhkan. Hal ini sudah ditegaskan melalui pasal 267 ayat 1 dan pasal 267 ayat 1 KUHP

RAGAM

Minggu, 24 Jan 2021 20:30 WIB

Author

Paul M Nuh

Temukan Surat Tes PCR Palsu, Petugas Perketat Pemeriksaan Hasil Tes Pelaku Perjalanan

Ilustrasi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menunjukkan barang bukti pemalsuan surat swab PCR Covid-19, Kamis (7/1/2021). ANTARA/Rivan Awal L

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 memastikan bahwa petugas verfikator Covid-19 memperketat pemeriksaan di pintu-pintu masuk atau kedatangan domestik dan internasional. Hal ini menyusul terbongkarnya sindikat yang memalsukan surat tes polymerase chain reaction (PCR) dengan cara diperjualbelikan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa para calon pendatang yang akan masuk ke Indonesia ataupun pelaku perjalanan domestik diwajibkan mengantongi hasil tes Covid-19 yang menyatakan status negatif atau tidak terpapar.

"Petugas verifikator surat tes PCR, tes antigen atapun tes antibodi di bandar udara, terminal ataupun pelabuhan, ini akan terus mengetatkan protokol di pintu masuk kedatangan dengan tujuan mencegah imported case," tegas Wiku menjawab pertanyaan media, dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Kamis (21/1/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Wiku menegaskan, bagi pelaku penyalahgunaan surat keterangan terkait hasil tes Covid-19, maka sanksi pidana akan dijatuhkan. Hal ini sudah ditegaskan melalui pasal 267 ayat 1 dan pasal 267 ayat 1 KUHP. "Dengan ancaman pidana kurungan selama 4 tahun. Baik yang membuat ataupun menggunakannya."

Untuk itu masyarakat pun diimbau agar menggunakan hasil tes resmi yang dikeluarkan lembaga kesehatan, meskipun melakukan perjalanan domestik. Hal ini juga bertujuan untuk menekan penularan yang berpotensi disebarkan dari para pelaku perjalanan yang masuk ataupun keluar antar daerah di Indonesia.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksinasi "Drive Thru" Pertama Indonesia

Pahlawan Gambut

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10