15 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Bandara Soetta

"Kita harus bersyukur karena untuk tahap yang ketiga ini, pemerintah telah mendatangkan vaksin untuk menambah jumlah yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat,"

NASIONAL | RAGAM

Selasa, 12 Jan 2021 14:46 WIB

Author

Resky Novianto

15 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Bandara Soetta

Dinkes Sumsel mulai distribusikan vaksin COVID-19 Sinovac ke kabupaten/kota, Selasa (12/1). (Antara/Nova Wahyudi)

KBR, Jakarta-     Pemerintah kembali mendatangkan vaksin Covid-19 asal Sinovac, sebanyak 15 juta dosis di Indonesia. Vaksin Sinovac tahap ketiga tersebut langsung didatangkan dari negeri tirai bambu dan disambut oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Menteri Agama Yaqut Cholil di Bandara Kargo Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. 

Doni menyebut vaksin ini merupakan bagian dari program vaksinasi di tanah air.

"Proses unloading vaksin Sinovac yang baru saja tiba di tanah air dengan jumlah sebanyak 15 juta dosis. Tentunya kita harus bersyukur karena untuk tahap yang ketiga ini, pemerintah telah mendatangkan vaksin untuk menambah jumlah  yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat," ujar Doni saat Konferensi Pers Daring di Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (12/1/2021).

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan Presiden Jokowi selalu mengingatkan dirinya dan para menteri kabinet, bahwa vaksin tidak boleh membuat keadaan kendur. Menurutnya, vaksin ini harus diimbangi dengan kepatuhan kepada protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, dilarang berkerumun dan mencuci tangan sesering mungkin, dengan sabun dengan air mengalir.

"Inilah yang harus dipahami oleh kita semua bangsa Indonesia bahwa vaksin harus paralel dengan kedisiplinan, vaksin harus paralel dengan kepatuhan dan kepatuhan serta disiplin ini tidak cukup hanya untuk diri sendiri, tetapi harus dikembangkan dan ditularkan kepada seluruh orang yang ada di sekitar kita," pungkasnya.

Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya menerbitkan izin darurat penggunaan atau emergency use authorization (EUA) Vaksin Coronavac asal Perusahaan Farmasi Sinovac dari Cina. Vaksin Covid-19 itu dipastikan aman untuk digunakan dalam proses vaksinasi di Indonesia, yang rencananya akan dimulai pada lusa, 13 Januari.

"Vaksin Coronavac ini memenuhi persyaratan untuk dapat diberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergency. Pada hari ini, senin 11 Januari 2021, BPOM memberikan persetujuan dalam kondisi emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 yang pertama kali kepada vaksin Coronavac produksi Sinovac Biotech yang bekerja sama dengan PT Bio Farma," ujar Penny Lukito saat Konferensi Pers Daring di Kanal YouTube BPOM, Senin (11/1/2021).

Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - RAGAM

Most Popular / Trending

Pandemi dan Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Menanti Perhatian pada Kesehatan Mental Pelajar

Kabar Baru Jam 10