Pendanaan Terorisme Dengan Bitcoin, BNPT: Sistemnya Sulit Dideteksi

BNPT bakal menjajaki kerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transasksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

QUOTE OF THE DAY

Kamis, 22 Des 2016 17:15 WIB

Author

Eka Jully

Densus 88 membawa barang bukti teroris Surabaya.  (Antara)

Densus 88 membawa barang bukti penggerebekan teroris di Surabaya. (Antara)

Pembiayaan aksi terorisme di Indonesia, diduga dilakukan secara virtual dengan bitcoin. Untuk itu Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tengah menelusuri transaksi tersebut. Penelusuran itu dilakukan atas permintaan kepolisian. Pemilik uang virtual tersebut bakal menukarkannya di pihak ketiga yang juga tengah dicari polisi. Proses transaksi Bitcoin ini juga tidak sederhana, karena harus dikonversikan ke mata uang rupiah.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan menjajaki kerjasama untuk mengawasi peredaran uang virtual Bitcoin untuk pendanaan terorisme. BNPT bakal menjajaki kerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transasksi Keuangan (PPATK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Pencegahan BNPT, Hamidin menyatakan saat ini Bitcoin belum diregulasi di Indonesia. Bitcoin, kata dia, digunakan teroris karena di-enkripsi atau diamankan dengan sangat baik, sehingga data pemiliknya akan terlindungi dan sulit dilacak.

“BNPT bukan dalam kapasitas melawan regulasi tapi (bitcoin) belum diatur memang. Menurut saya harus ada sistem yang mengatur agar bisa dikontrol, sistemnya itu yang belum ketemu. Ada banyak pemasalahan ke depan kalau banyak kasus menggunakan bitcoin.” ujarnya. Simak quote selengkapnya di audio yang kami sajikan. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Cegah Radikalisme Menag Akan Ganti Ayat-ayat Al Qur'an?

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Waspada “Wabah Diam” Keracunan Metanol

Kabar Baru Jam 13