Share This

ICW: DPR Memilih Pimpinan KPK Yang Paling Lemah Demi Bargaining Politik

komusi hukum DPR memang sengaja memilih pimpinan KPK yang paling lemah.

QUOTE OF THE DAY

Jumat, 18 Des 2015 14:00 WIB

Komisi Hukum DPR akhirnya memilih lima pemimpin KPK dari 10 nama calon pimpinan yang diajukan. Mereka melakukan voting setelah upaya musyawarah mufakat tidak tercapai.

Bekas Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) Agus Rahardjo menjadi yang paling banyak dipilih dengan 53 suara. Namun, menurut Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo, komusi hukum DPR memang sengaja memilih pimpinan KPK yang paling lemah, agar memudahkan bargaining atau posisi tawar politik. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.