Share This

Said Aqil: Salat Jumat di Jalan, Kapan pun, di Manapun Tidak Sah

Fatwa tersebut merupakan hasil pembahasan para kyai NU berdasarkan mazhab Imam Syafii.

QUOTE OF THE DAY

Kamis, 24 Nov 2016 19:00 WIB

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. (Foto: kemenag.go.id)

Pengurus Pusat Nahdatul Ulama (PBNU) mengeluarkan fatwa yang menyatakan ibadah salat Jumat di jalan tidak sah.

Ketua PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, fatwa tersebut merupakan hasil pembahasan para kyai NU berdasarkan mazhab Imam Syafii. Said membantah fatwa tersebut berkaitan dengan pilkada Jakarta.

“Pokoknya salat Jumat di jalan, kapan pun, di manapun nggak sah.Jumatan harus di dalam bangunan, yang sudah diniati untuk salat Jumat di sebuah desa atau sebuah kota," kata Said Aqil. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.