Share This

Jadi Tersangka, Ahok: “Kita Buat Pilkada Satu Putaran Untuk Ahok-Djarot”

Ahok, bahkan menantang awak media untuk meliput semua proses peradilannya dari awal hingga akhir seperti yang dilakukan pada persidangan kasus Kopi Sianida Jesica.

QUOTE OF THE DAY

Rabu, 16 Nov 2016 15:37 WIB

Basuki Tjahaja Purnama. (Antara)

Basuki Tjahaja Purnama. (Antara)


Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri, Rabu (16/11/2016). Untuk itu, Ia meminta kepada semua pendukungnya untuk menerima penetapannya sebagai tersangka  Kata dia, pihaknya sangat yakin kalau kinerja kepolisian sangat profesional dalam penyelesaian kasus dugaan penistaan agama tersebut.


Ahok,  bahkan menantang awak media untuk meliput semua proses peradilannya dari awal hingga akhir seperti yang dilakukan pada persidangan kasus Kopi Sianida Jesica. 

Dia juga mengajak kepada semua pendukungnya untuk tetap melakukan pencoblosan pada tanggal 15 Februari nanti. Pasalnya kata dia, penetapan status tersangkanya tidak akan memengaruhi pencalonannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. 

“Ingat 15 Februari saat pilkada, kami tetap ikut, jadi tolong kepada pendukung kami tetap datang ke TPS, untuk memenangkan kami satu putaran . Itu yang kami harapkan. Sehingga ini menunjukkan suatu proses yang baik untuk negara kita” Simak quote selengkapnya yang kami jadikan quote of the day.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.