Share This

Donald Trump Menang, Rupiah dan IHSG Anjlok

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani penyebab anjloknya dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat karena perubahan atau perkembangan situasi setelah kemenangan Donald Trump.

QUOTE OF THE DAY

Jumat, 11 Nov 2016 17:40 WIB

Donald Trump. (antara)

Donald Trump. (antara)


Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat hingga ke level Rp 13.800 per dolar AS.  Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani penyebab anjloknya dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat karena perubahan atau perkembangan situasi setelah kemenangan Donald Trump sebagai Presiden AS terpilih. Sri mengatakan, sentimen regional maupun global sangat mempengaruhi. Tak hanya rupiah yang merosot, indeks harga saham gabungan (IHSG) juga anjlok. 


Meski begitu, saat ini pemerintah masih memantau pergerakan pasar di AS dan berbagai negara dunia. Pemerintah, kata Sri, juga akan mengikuti arah kebijakan yang akan ditempuh Trump, terutama di bidang ekonomi.

"Karena Amerika adalah negara yang terbesar dari sisi ekonominya, tentu apapun yang dilakukan atau keputusan di sana, bahkan pernyataan sangat mempengaruhi," kata Sri Mulyani. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.