Share This

Enam Institusi Cari Dokumen Asli TPF Munir

Apabila hingga tenggat pekan depan dokumen tak ditemukan, maka Kemensetneg bakal mengumumkan ke publik.

QUOTE OF THE DAY

Rabu, 26 Okt 2016 18:00 WIB

Aktivis HAM Munir. (Omah Munir)

Aktivis HAM Munir. (Omah Munir)

Ramai di media sosial terkait raibnya dokumen Tim Pencari Fakta TPF Munir, membuat Pemerintah memutuskan mencari dokumen asli hasil akhir TPF pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib hingga tenggat 2 November mendatang, seperti dalam putusan Komisi Informasi Pusat (KIP). Pencarian tak hanya dilakukan Kementerian Sekretariat Negara, melainkan juga enam institusi lain yang pada 2005 lalu menerima salinan berkas dari presiden.

Menurut Dirjen HAM Kemenkumham Mualimin Abdi, apabila hingga tenggat pekan depan dokumen tak ditemukan, maka Kemensetneg bakal mengumumkan ke publik.

"Kami juga jujur ini sedang berusaha mencari. Ini semua institusi yang terkait juga mencari. Kami minta tolong Dirjen AHU atau sekretariat jenderal untuk bongkar-bongkar dokumen. Karena ini 11 tahun yang lalu. Yang namanya arsip, 2 tahun saja begitu banyak," ujar Dirjen HAM Mualimin Abdi. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.