Share This

Bupati Banyuwangi: 'Angkot di Jam Sekolah, Gak Boleh Ngetem'

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, berencana mensubsidi seluruh angkutan kota di daerahnya untuk melayani para pelajar yang hendak berangkat dan pulang sekolah.

QUOTE OF THE DAY

Kamis, 13 Okt 2016 17:45 WIB

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Foto:banyuwangikab.go.id)

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Foto:banyuwangikab.go.id)

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, berencana mensubsidi seluruh angkutan kota di daerahnya untuk melayani para pelajar yang hendak berangkat dan pulang sekolah. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, ini dilakukan karena pelajar sering terlambat sekolah karena lama menunggu angkot. Di sisi lain, sopir angkot enggan beroperasi saat jam sekolah karena sepi penumpang. Sehingga jika dipaksakan beroperasional, maka akan merugi.

“Angkot di jam itu (jam sekolah) gak boleh ngetem, harus muter terus, biar anak gak telat” ujarnya. Simak quote selengkapnya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.