Share This

INDEF: Kalau Indonesia Tak Ikut TPP, Mudhorat Besar

Jika Indonesia jadi bergabung di Trans Pacific Partnership, rugi atau justru menguntungkan..?

QUOTE OF THE DAY

Rabu, 28 Okt 2015 12:00 WIB

Indonesia ingin bergabung dengan Trans Pacific Partnership (TPP) TPP, yaitu pakta perdagangan antar-negara-negara di Asia Pasifik yang berstandar paling tinggi, termasuk mengatur hak kekayaan intelektual, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan mekanisme penyelesaian sengketan antara negara dengan investor asing. Perdagangan ini meliputi 12 negara di Asia Pasific. Hal itu diungkapkan Jokowi saat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Amerka.

Nah, jika Indonesia jadi bergabung di Trans Pacific Partnership, rugi atau justru menguntungkan..? Berikut penuturan Pengamat Ekonimi INDEF, Sugiyono.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.