Share This

Sengketa PT RAPP, Warga: Tak Nyaman Hidup Seperti Dijajah

QUOTE OF THE DAY

Senin, 12 Sep 2016 17:00 WIB

Foto: Jaringan Masyarakat Gambut

Foto: Jaringan Masyarakat Gambut


Warga Desa Bagan Melibur di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau menyambut baik keputusan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang menyerahkan kembali lahan konsesi mereka ke masyarakat. 
Anggota Badan Permusyawaratan Desa Bagan Melibur, Junaidi mengatakan selama ini masyarakat khawatir PT RAPP terus menggarap lahan desa. Padahal, kata Junaidi, berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor 180 desa mereka dibebaskan dari areal Hutan Tanaman Industri. 
 "Kalau kita tidak turun ke lapangan, mungkin perusahaaan menggarap sampai belakang rumah kami" ujar Junaidi. Simak quote selengkapnya.
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.