Share This

Didik Nini Thowok: Kalau Pria Mau Tampil Jadi Wanita Harus Bagus Dan Berkarakter

KPI harus bisa membedakan konteks seni pertunjukan atau budaya dengan host atau artis pria yang hanya sekedar memberikan hiburan.

QUOTE OF THE DAY

Jumat, 26 Feb 2016 12:00 WIB

Budayawan, Didik Ninik Thowok. (didikninikthowok.info)

Budayawan, Didik Ninik Thowok. (didikninikthowok.info)

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali meminta televisi tak menampilkan pria sebagai pembawa acara (host), talent, maupun pengisi acara lainnya (baik pemeran utama maupun pendukung) dengan tampilan kewanita-wanitaan. KPI mengklaim menerima pengaduan dari masyarakat terkait masih banyaknya program tayang yang menampilkan pria bergaya kewanitaan.

Larangan KPI ini mendapat tanggapan berbeda dari beberapa budayawan. Salah satunya yaitu Didik Nini Thowok. Menurutnya, KPI harus bisa membedakan konteks seni pertunjukan atau budaya dengan host atau artis pria yang hanya sekedar memberikan hiburan.

Ini penjelasannya. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.